JombangBanget.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang telah meneken perjanjian dengan Balai Besar Standarisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BBSPJI) Tekstil Bandung.
Guna melakukan pendampingan pada pengadaan kain seragam gratis yang bakal dilaksanakan awal tahun 2025.
’’Bukan survei, tapi kita kerjasama dengan balai besar tekstil di Bandung,’’ kata Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Guna memastikan kualitas dan spesifikasi kain seragam gratis yang akan diadakan.
Selama ini, pendampingan selalu dilakukan dari awal sampai selesai. Termasuk melakukan uji laboratorium, untuk memastikan kain yang diadakan sudah memenuhi spesifikasi atau tidak.
Tidak ada banyak perubahan dari pengadaan kain seragam tahun depan. Sebab sama-sama dilakukan melalui e-katalog. Bedanya, hanya dimulai lebih awal jika dibandingkan dengan tahun 2024.
’’Kalau tidak ada kendala, mulai pemilihan pertengahan Januari ini,’’ jelasnya.
Jenis kain yang bakal diadakan baik untuk SD maupun SMP sama. Hanya warna yang membedakan. Merah putih untuk SD, hijau putih untuk MI, dan biru putih untuk SMP/MTs.
’’Jenisnya sama dan jumlahnya juga sama, satu setel kain seragam nasional,’’ terangnya.
Jumlah yang bakal diadakan, menggunakan acuan tahun 2024. Sebab belum diketahui, berapa jumlah siswa yang mendaftar di masing-masing jenjang.
’’Jumlahnya kami masih pakai angka kira-kira seperti tahun lalu, sebab pengadaan dilakukan di awal tahun, sedangkan PPDB (penerimaan peserta didik baru) dipertengahan tahun,’’ ungkapnya.
Nilai anggaran pengadaan kain seragam gratis tersebut ada dalam SK penetapan proyek strategis daerah 2025.
Surat keputusan dengan nomor 100.3.3.2/310/415.10.1.3/2024 tentang Daftar Proyek Strategis Daerah tahun 2025 diteken 13 September.
Pagu yang disiapkan Rp 3.080.000.000 untuk SMP/MTs, dan SD/MI Rp 2.304.000.000. Nilainya naik dari tahun 2024, SMP/MTs Rp 2.893.000.000 dan SD/MI Rp 2.292.580.000. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz