JombangBanget.id - Penyuluhan pendidikan antikorupsi tidak hanya diikuti oleh siswa, tapi juga seluruh kepala SMA, SMK dan SLB negeri yang ada di Kabupaten Jombang.
Menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang.
Harapannya, ilmu yang didapatkan tidak hanya jadi refleksi diri, tapi juga ditularkan kepada seluruh siswa di sekolah masing-masing.
’’Tidak hanya kepala SMAN 2 Jombang saja yang ikut, seluruh kepala sekolah saya undang untuk hadir,’’ kata Plt Kepala Cabdindik Jombang, Evi Dwi Widadjanti.
Dia berharap, hadirnya kepala sekolah menjadikan pendidikan anti korupsi sebagai refleksi, agar terus berhati-hati dan tidak menyelewengkan jabatan untuk kepentingan pribadi.
Ilmu ini juga diharapkan disampaikan ke seluruh siswa di sekolah masing-masing, agar seluruh siswa memiliki karakter yang baik soal korupsi.
’’Karena setelah anak-anak lulus, mereka akan bekerja, akan menjadi pemimpin, pendidikan ini jadi pegangan yang kuat,’’ tegasnya.
Ia berharap, siswa Jombang tidak hanya unggul dalam prestasinya di bidang akademik maupun non akademik, tapi juga memiliki karakter yang baik.
Dan dapat membuktikan jika pimpinan jebolan Kabupaten Jombang di masa mendatang adalah pemimpin yang berkompeten baik keilmuannya, maupun tanggungjawab dan kejujurannya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz