Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Cabdindik Jombang Gandeng Kejaksaan, Berikan Penyuluhan Antikorupsi

Wenny Rosalina • Selasa, 10 Desember 2024 | 20:27 WIB

 

Cabdindik Wilayah Kabupaten Jombang menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang untuk memberikan penyuluhan pendidikan anti korupsi, (9/12).
Cabdindik Wilayah Kabupaten Jombang menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang untuk memberikan penyuluhan pendidikan anti korupsi, (9/12).

JombangBanget.id – Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Wilayah Kabupaten Jombang menggandeng Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang untuk memberikan penyuluhan pendidikan anti korupsi.

Kegiatan dilakukan di SMAN 2 Jombang, Jumat (6/12).

’’Penyuluhan ini untuk menanamkan karakter anti korupsi sejak dini,’’ kata Plt Kepala Cabdindik Jombang, Dra Evi Dwi Widadjanti MM.

Ini merupakan bagian dari upaya Cabdindik Jombang untuk mendidik siswa menjadi generasi unggul dan berkualitas.

Tidak hanya pengetahuan yang diberikan, tapi juga menanamkan karakter positif.

Pendidikan anti korupsi diberikan untuk membentengi siswa dalam bertindak di masa depan.

Jangan sampai korupsi hal-hal yang sepele, hingga korupsi hingga merugikan banyak orang dan negara.

Menurutnya, hal itu penting diberikan, karena peserta didik merupakan calon-calon pemimpin di masa depan.

’’Pak Kajari (kepala kejaksaan negeri) yang menjadi narasumber langsung. Intinya menyampaikan korupsi itu tidak baik dan diberikan contoh-contoh seperti kasus Rafael Alun,’’ terangnya.

Kajari Jombang, Nul Albar, hadir didampingi Kasi Barang Bukti, Kusmi, Kasi Intelijen, Trian Yuli Diarsa, Kasi Pidana Khusus, Dody Novalita, Kasi Pidana Umum, Andie Wicaksono, serta Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Kusuma Wardani Raharjo. 

Sementara Evi hadir didampingi Kasubag TU, Ulil Mu’amar, dan Kasi SMA dan PKLK, Asijah.

Kegiatan serupa juga pernah dilaksanakan ke SMAN Jogoroto. Kejaksaan Negeri Jombang diundang ke sekolah-sekolah untuk memberikan penyuluhan.

Tidak hanya soal pendidikan anti korupsi, tapi juga mengajak siswa untuk bijak menggunakan media sosial.

Kajari Jombang, Nul Albar, meminta siswa untuk tidak takut dengan seragam jaksa.

Menunjukkan jika jaksa adalah profesi yang ramah dan menyenangkan serta tidak menakutkan.

Bahkan mempersilahkan siswa untuk datang ke kantor Kejaksaan negeri Jombang.

’’Saya senang sekali, jaksa mempersilahkan kami untuk mengunjungi kantornya, menunjukkan jika jaksa juga ramah kepada semua orang,’’ jelas Evi. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#cabdindik #siswa #antikorupsi #Kejaksaan #Jombang #guru #penyuluhan #kejari