Rabu (20/11) di rumah saya Desa Mancilan Kecamatan Mojoagung, bapak saya, Makrufun, berpesan agar kalau ngaji serius.
’’Nak, nek ngaji iku seng temenan ben nek gede isok murui anak-anakmu (Nak, kalau ngaji yang serius biar saat dewasa bisa mengajari anak-anakmu),’’ tuturnya.
Setiap sore saya selalu mengaji bersama bapak dan adik saya. Sekarang sudah sampai juz 30. Bapak saya juga berpesan saat ngaji jangan guyon.
’’Kalau ngaji iku ra oleh digawe guyon, ben pas wes gede orepmu engkok penak,’’ terangnya.
Dari situ saya tahu kalau kita tidak serius dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT, maka hidup kita tidak akan bisa tenang.
Membaca Alquran adalah berdialog dengan Allah SWT sehingga kita harus khusyuk agar mendapatkan rahmat.
Sebagaimana diperintahkan dalam Quran Surat Al A’raf ayat 204.
Dan apabila dibacakan Alquran, maka dengarkanlah baik-baik, dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.
Oleh: Valent, kelas 10 Akuntansi, SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz