Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Waduh, Imbas Proyek Rehab Molor, Bikin Siswa SD di Jombang Ini Belajar di Halaman Sekolah

Wenny Rosalina • Senin, 25 November 2024 | 14:36 WIB
DARURAT: Siswa SDN Jarak 2, Kecamatan Jogoroto, Jombang, belajar di halaman sekolah selama proses rehab belum selesai.
DARURAT: Siswa SDN Jarak 2, Kecamatan Jogoroto, Jombang, belajar di halaman sekolah selama proses rehab belum selesai.

JombangBanget.id – Rehab gedung SDN Jarak 2, Kecamatan Jogoroto, Jombang yang molor berdampak pada proses pembelajaran siswa di sekolah.

Mereka terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di halaman sekolah.

”Anak-anak belajarnya di halaman sekolah, sebanyak tiga kelas belajar berjejer,” kata Novi Indriani, kepala SDN Jarak 2 Kecamatan Jogoroto kepada Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (23/11).

Novi mengatakan, selama kegiatan rehab berjalan, siswa belajar dengan beberapa metode.

Awalnya dengan menggunakan sistem sif. Siswa kelas 1, 2, dan 3 masuk setelah siswa TK (taman kanak-kanak) yang juga berada dalam satu kawasan sekolah pulang.

Gedung TK kemudian digunakan untuk belajar siswa. ”Namun setelah dievaluasi hal tersebut dinilai tidak efektif,” terangnya.

Setelah dilakukan musyawarah, diputuskan seluruh siswa tetap masuk pagi seperti biasa.

Namun demikian, pihak sekolah terpaksa melaksanakan proses belajar belajar di halaman sekolah dengan sarana prasarana seadanya.

Menggelar karpet di depan kelas untuk belajar. Papan tulis diletakkan di kursi, siswa belajar lesehan.

Meski tampak tak nyaman, tapi menurutnya itu lebih efektif dan tidak mengganggu kegiatan pekerja.

”Sebetulnya berjalan lancar, hanya saja, ketika ada aktivitas pekerja untuk pemotongan besi atau apa, itu sedikit bising,” katanya.

Baca Juga: Parah, Buntut Proyek Rehab SMPN di Jombang Ini Molor, Bikin Kegiatan Belajar Mengajar secara Daring

Molornya pekerjaan yang dilakukan di SDN Jarak 2 Kecamatan Jogoroto membuat siswa harus belajar lebih lama di halaman sekolah.

Di SDN Jarak 2, kelas yang direhab adalah lokal kelas 3, 4, 5, dan 6, sedangkan bangunan baru rencananya digunakan untuk perpustakaan, lab komputer, dan UKS.

Novi menjelaskan, kondisi bangunan SDN Jarak 2 sebelum direhab memang sudah rusak.

Atap sudah banyak yang rapuh, dan plafon beberapa sudah ambrol.

Empat tahun berturut-turut mengajukan, termasuk di awal 2022 ketika Novi ditempatkan di SDN Jarak 2 ia kembali mengajukan, memperbaiki proposal sembari menyamakan datanya dengan dapodik.

”Sebetulnya di lokal ini juga sudah rusak, ditambal sulam gitu, nanti mengajukan lagi,” katanya.

Menurutnya kondisi bangunan sekolah juga berpengaruh pada tingkat kepercayaan masyarakat untuk menyekolahkan anaknya.

”Alhamdulillah dengan adanya rehab ini, dapat meja kursi baru juga, chromebook juga tahun ini dapat, semoga kepercayaan masyarakat meningkat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sesuai kontrak kerja, rehab SDN 2 Jarak, Kecamatan Jogoroto harus tuntas 15 November. Namun dalam pelaksanaannya pengerjaan molor. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Sekolah #Jogoroto #belajar #Jarak #halaman #molor #proyek #Jombang #rehab #SDN