Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Parah, Buntut Proyek Rehab SMPN di Jombang Ini Molor, Bikin Kegiatan Belajar Mengajar secara Daring

Wenny Rosalina • Selasa, 19 November 2024 | 23:16 WIB
MOLOR: Kondisi bangunan SMPN 2 Ngoro, Jombang masih belum terpasang plafon dan jendelanya.
MOLOR: Kondisi bangunan SMPN 2 Ngoro, Jombang masih belum terpasang plafon dan jendelanya.

JombangBanget.id – Meski sudah mendapatkan perpanjangan waktu, kontraktor proyek rehabilitasi gedung SMPN 2 Ngoro dan SMPN 6 Jombang hingga kini belum bisa merampungkan pekerjaan.

Kondisi ini berdampak pada kegiatan proses belajar mengajar terganggu.

Pantauan di SMPN 2 Ngoro, proyek yang semestinya tuntas dikerjakan pada 28 Oktober hinga Senin (18/11) tak kunjung tuntas.

Masih banyak pekerjaan yang belum selesai dikerjakan. Di antaranya plafon belum sepenuhnya dipasang, sebagian jendela juga belum terpasang.

Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 2 Ngoro membenarkan molornya pengerjaan proyek di sekolahnya.

”Sebab molornya saya tidak tahu karena apa, pekerja setahu saya tidak pernah lembur, pulangnya hampir jam 5,” kata Wiwik Astutik, kepala SMPN 2 Ngoro.

Ditanya soal pengawasan dari konsultan pengawas, Wiwik mengaku tak pernah tahu.

”Kalau mandor setiap hari ada dan membantu pasang-pasang, kalau konsultan pengawasnya, tidak pernah tahu,” jelasnya.

Dampak dari keterlambatan tersebut, Wiwik mengatakan, pembelajaran sangat terganggu.

Sebab, kelas yang seharusnya sudah bisa digunakan pembelajaran dan lab komputer yang harusnya bisa digunakan belum bisa ditempati.

”Dinas sering ke sini, bahkan sampai marah bu Indah (kasi sarpras bidang SMP). Sampai nunggu barang datang,” ungkapnya.

Baca Juga: Proyek Rehab SDN di Jombang Ini Terancam Molor: Jauh dari Kata Selesai

Saat dikonfirmasi, pelaksana CV Karya Pratama mengklaim, progres pekerjaannya sudah mencapai lebih dari 95 persen.

”Progresnya saat ini sudah lebih dari 95 persen. Dan sekarang sedang pemasangan pintu,” kata Agus.

Deadline SMPN 2 Ngoro  sama seperti SMP yang lain yaitu 28 Oktober. Selebihnya, kontraktor dikenakan denda berjalan.

Sementara itu, rehabilitasi gedung SMPN 6 Jombang juga belum rampung.

Pemasangan jendela belum 100 persen selesai, dan masih pembersihan sisa-sisa proyek.

”Mungkin dalam waktu satu atau dua hari ini selesai,” kata Agoes Poernomo, kepala SMPN 6 Jombang.

Sejak melebihi deadline, dua minggu terakhir, menurutnya pekerja sering lembur sampai malam.

Agoes mengatakan, keterlambatan ini juga membawa dampak bagi pembelajaran siswa.

Sebab, selama ini siswa harus belajar dalam dua sif, separuh luring dan separuh daring agar semua bisa masuk kelas.

”Sampai sekarang kelas 8 dan 9 gantian, berjalan dua sif,” katanya.

Ia berharap, pekerjaan segera diselesaikan agar ruang kelas segera bisa ditempati.

”Ruang kelas baru ini untuk menampung siswa yang sekarang menggunakan laboratorium,” pungkasnya.

Saat dikonformasi, Dani, pelaksana proyek rehabilitasi gedung SMPN 6 Jombang dari CV Satria Aji Perkasa belum memberikan jawaban.

Saat dikonfirmasi, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Wor windari belum bisa memberikan keterangan banyak terkait keterlambatan proyek.

”Maaf ya saya belum bisa berbicara banyak, saya akan meninjau langsung ke lapangan,” kata Wor Windari.

Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang merehab sedikitnya tujuh SMPN.

Masing-masing SMPN 6 Jombang anggaran Rp 934,5 juta, SMPN 1 Jogoroto anggaran Rp 429,7 juta.

SMPN 1 Kudu anggaran Rp 356 juta, SMPN 1 Kabuh anggaran Rp 273,9 juta.

Dalam proses lelang, keempat paket ini dimenangkan CV Satria Aji Perkasa dari Kecamatan Tembelang.

Dalam pelaksanaannya, pekerjaan tak berjalan maksima. Pelaksana berdalih kesulitan dana hingga mengakibatkan pekerjaan molor.

Hal yang sama terjadi pada proyek rehab SMPN 2 Mojowarno dengan anggaran Rp 727 juta, dan SMPN 2 Diwek dengan anggaran Rp 485 juta.

Dua paket ini dimenangkan CV Jaya Raya dari Desa Catakgayam, Kecamatan Mojowarno.

Dalam pelaksanaanya sama-sama molor. Keterlambatan proyek juga terjadi di SMPN 2 Ngoro.

Proyek yang dikerjakan CV Karya Pratama dari Kabupaten Blitar juga molor (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#shift #SMPN 2 Ngoro #kegiatan belajar mengajar #Dibagi #daring #molor #proyek #smpn 6 jombang #rehab #KBM #SMPN