JombangBanget.id - Sedikitnya ada tujuh proyek rehabilitasi gedung sekolah di Jombang yang molor.
Sebanyak enam proyek pembangunan gedung SD, dan satu proyek gedung SMP.
Meski mengalami keterlambatan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (P & K) Jombang tetap memberikan tambahan waktu kepada kontraktor untuk merampungkan pekerjaan.
Plh Kepala Dinas P & K Jombang Wor Windari mengatakan, untuk tahun ini proyek rehabilitasi gedung SD ada 11 kegiatan.
Sedangkan untuk proyek pembangunan gedung SMP ada 11 kegiatan.
”Yang mengalami keterlambatan 6 proyek SD dan 1 proyek SMP,” katanya.
Dipaparkannya, proyek yang mengalami keterlambatan di antaranya SDN Pulogedang 1 Kecamatan Tembelang yang dikerjakan CV Jaya Raya dengan nilai Rp 265.409.119.
SDN Jarak 2 Kecamatan Jogoroto dikerjakan CV Karya Pratama dengan nilai Rp 797.006.060.
SDN Mojoduwur 1 Kecamatan Mojowarno dikerjakan CV Adhikari Raya dengan nilai Rp 443.093.180.
SDN Balonggemek 2 Kecamatan Megaluh dengan nilai Rp 358.659.996, dikerjakan oleh CV Randumas Multi Konstruksi.
SDN Madiopuro dikerjakan CV Tera Karya dengan nilai Rp 557.295.790, mengerjakan pembangunan ruang laboratorium komputer, pembangunan ruang UKS, dam rehab ruang kelas.
Baca Juga: Dinas P dan K Segera Panggil Kontraktor, soal Proyek Rehab SMPN di Jombang Banyak yang Molor
SDN Denanyar 3 Kecamatan Jombang dikerjakan CV Raya Somo dengan nilai Rp 358.928.312.
”Untuk yang proyek SMP ini bangunan di SMPN 6 Jombang,” bebernya.
Untuk proyek pembangunan gedung SD baru mulai keterlambatan hari ini (11/11).
”Yang gedung SD baru terlambat hari ini. Pembangunan tetap dilanjutkan tapi dengan denda berjalan,” bebernya.
Masing-masing pihak kontraktor juga sanggup untuk menyelesaikan dalam waktu 15 hari ke depan.
”Untuk yang SMPN 6 Jombang ini meminta tambahan tiga hari kembali,” katanya.
Dirinya juga tidak bisa memastikan sanksi apa yang diberikan apabila masih tetap mengalami keterlambatan.
”Jadi kita lihat dulu nanti seperti apa,” pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz