Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Proyek Rehab SDN di Jombang Ini Terancam Molor: Jauh dari Kata Selesai

Wenny Rosalina • Senin, 11 November 2024 | 23:04 WIB

 

TERANCAM MOLOR: Proses rehabilitasi SDN Madiopuro Kecamatan Sumobito, Jombang, Jumat (8/11).
TERANCAM MOLOR: Proses rehabilitasi SDN Madiopuro Kecamatan Sumobito, Jombang, Jumat (8/11).

JombangBanget.id – Tidak hanya proyek rehabilitasi di sejumlah SMPN yang molor, proyek rehabilitasi gedung sejumlah sekolah dasar (SD) juga terancam molor.

Di lapangan banyak pekerjaan ditemukan masih karut-marut padahal sudah mendekati batas akhir kontrak kerja.

Salah satunya proyek rehabilitasi SDN Madiopuro.

Meski sudah mendekati masa akhir pengerjaan, di lapangan sejumlah item pekerjaan belum rampung.

Bangunan dua lantai tersebut bahkan belum terpasang atap pada Jumat (8/10).

”Banyak yang belum diselesaikan, masih jauh dari kata selesai,” kata Umi Latifah, kepala SDN Madiopuro, Kecamatan Sumobito.

Proyek yang dikerjakan CV Tera Karya dengan nilai Rp 557.295.790 dengan pembangunan ruang laboratorium komputer, pembangunan ruang UKS, dam rehab ruang kelas tersebut masih belum tuntas.

Atap belum terpasang, tembok juga belum diaci. Salah satu kendalanya adalah sedikitnya pekerja yang terlibat.

Untuk mengerjakan dua lantai dalam waktu 120 hari, pekerja hanya sekitar delapan orang, dan sering ganti pekerja.

”Pekerjanya sedikit itu juga gonta ganti, akhir-akhir ini kadang lembur,” katanya.

Kondisi tak jauh berbeda di SDN Balonggemek 2 Kecamatan Megaluh.

Proyek yang dikerjakan CV Randumas Multi Konstruksi dengan nilai Rp 358.659.996 juga belum selesai hingga Minggu (10/11).

Dengan detail pekerjaan rehabilitasi ruang perpustakaan, pembangunan ruang UKS, dan pembangunan lab komputer. Saat ini pekerjaan sedang dalam proses pengecatan.

”Sampai hari ini belum selesai, mudah-mudahan segera selesai agar segera bisa dimanfaatkan,” singkat Sulistyorini, kepala SDN Balonggemek 2 Kecamatan Megaluh.

Data yang dihimpun, tahun ini ada 11 SD mendapatkan program rehab menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK).

Di antaranya SDN Balonggemek 2 Kecamatan Megaluh dengan nilai Rp 358.659.996, dikerjakan oleh CV Randumas Multi Konstruksi, mengejakan rehabilitasi ruang perpustakaan, pembangunan ruang UKS, dan pembangunan lab komputer.

SDN Madiopuro dikerjakan CV Tera Karya dengan nilai Rp 557.295.790.

Item pekerjaan pembangunan ruang laboratorium komputer, pembangunan ruang UKS, dam rehab ruang kelas. SDN Gadingmangu 1 Kecamatan Perak dikerjakan CV Wahyu Tirta Mukti dengan nilai Rp 632.601.525.

Item pekerjaan pembangunan lab komputer, rehab ruang guru, rehab ruang kelas, rehab ruang kepala sekolah dan rehab toilet.

SDN Wonosalam 4 yang dikerjakan CV Mawar Jaya senilai Rp 830.544.244.

Item kegiatan pembangunan lab komputer, pembangunan ruang UKS, dan rehab ruang kelas.

SDN Plosogeneng 3 dikerjakan CV Raya Somo dengan nilai Rp 666.788.599.

Item kegiatan pembangunan ruang lab komputer, pembangunan perpustakaan, pembangunan ruang guru, pembangunan ruang UKS dan rehab toilet

SDN Jarak 2 Kecamatan Jogoroto dikerjakan CV Karya Pratama dengan nilai Rp 797.006.060.

Item kegiatan rehab ruang kelas, pembangunan perpustakaan, pembangunan lab komputer dan pembangunan ruang UKS.

SDN Mojoduwur 1 Kecamatan Mojowarno dikerjakan CV Adhikari Raya dengan nilai Rp 443.093.180.

Item kegiatan pembangunan lab komputer, rehab ruang kelas, dan rehab ruang perpustakaan.

SDN Krembangan 2 Kecamatan Gudo yang dikerjakan CV Papalova dengan nilai Rp 361.514.76.

Item kegiatan pembangunan ruang UKS, pembangunan ruang lab komputer dan rehab ruang perpustakaan.

SDN Kepuhkembeng 3 Kecamatan Peterongan yang dikerjakan CV Berlian Karya dengan nilai Rp 762.338.092.

Item kegiatan rehab ruang guru, pembangunan ruang UKS, pembangunan lab komputer dan rehab ruang kelas.

SDN Denanyar 3 Kecamatan Jombang dikerjakan CV Raya Somo dengan nilai Rp 358.928.312.

Item kegiatan pembangunan lab komputer, pembangunan ruang UKS, dan rehab ruang perpustakaan.

SDN Pulogedang 1 Kecamatan Tembelang yang dikerjakan CV Jaya Raya dengan nilai Rp 265.409.119 yang mengerjakan pembangunan lab komputer dan pembangunan ruang UKS.

Saat dikonfirmasi, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari mengaku sudah mendapat informasi terkait permasalahan tersebut.

”Jika lebih dari deadline pasti akan dikenakan denda sesuai dengan aturan yang berlaku,” katanya.

Wor menambahkan, deadline masa pekerjaan proyek yang berumber dari dana alokasi khusus (DAK) dan APBD-P hampir bersamaan.

”Untuk yang DAK, terakhir tanggal 15 November, sedangkan yang pakai P-APBD terakhir 21 November,” kata Wor Windari. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#molor #proyek #Jombang #rehab #Dinas P dan K #SDN