Sabtu (31/8) di kamar Maqomin Amin 13 PP Madrasatul Qur'an (MQ), Tebuireng, kala ngaji fasohah sore, Ustad Fajar Ilham menyampaikan pentingnya membaca Alquran dengan pelan dan tartil.
’’Nek ngaji iku pelan-pelan. Kerono nek terbiasa moco pelan, moco cepet iku enak. Mbah Kiai Yusuf Masyhar yo seneng moco pelan (Kalau membaca Alquran itu pelan-pelan. Karena kalau terbiasa membaca pelan, saat membaca cepat itu enak. Mbah Kiai Yusuf Masyhar senang membaca pelan),’’ tuturnya.
Membaca Alquran dengan pelan ini diperintahkan dalam Quran Surat Al Muzammil ayat 4. Dan bacalah Alquran itu dengan perlahan-lahan.
Orang yang terbiasa membaca Alquran dengan pelan, maka dia bisa membaca dengan cepat.
Sebaliknya, orang yang terbiasa membaca dengan cepat, maka akan sulit membaca pelan.
Membaca pelan juga membuat kita bisa meresapi makna Alquran.
Nabi Muhammad sallalahu alaihi wa sallam bersabda; Tidaklah bisa memahami isi Alquran jika mengkhatamkan Alquran kurang dari tiga hari.
Ibarat melewati tempat wisata, jika kita berjalan sangat cepat, tentu tidak akan bisa menangkap keindahan alam yang dilewati.
Oleh: M Achsan Mudzoffar, kelas 7 Tahfidz MTs MQ Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz