Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Ajak Siswa Teladani Akhlak Rasulullah, MAN 1 Jombang Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Anggi Fridianto • Senin, 23 September 2024 | 12:57 WIB
3.	Siswa MAN 1 Jombang mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
3. Siswa MAN 1 Jombang mengikuti kegiatan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Jombangbanget.id - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Jombang berlangsung meriah, Rabu (18/9).

Serangkaian kegiatan mulai istighotsah, pembacaan salawat, dan pengajian agama diikuti dengan penuh antusiasme seluruh warga madrasah, terutama para siswa.

Kepala MAN 1 Jombang Dr Hj. Saadatul Athiyah, MPd mengatakan, kegiatan diikuti seluruh warga madrasah.

Kegiatan dipusatkan di halaman madrasah. Selain diisi dengan kegiatan istighotsah, dalam kegiatan itu seluruh siswa juga diajak bersalawat bersama.

Selain menanamkan nilai-nilai agama, diharapkan seluruh warga sekolah juga bisa meneladani sifat Rasulullah Muhammad SAW.

”Anak-anak  banyak yang belum tahu, bahwa manfaat salawat sangat luar biasa dahsyatnya.

Nabi bersabda man sholla alayya waahidan, shollallahu alaiha asyron, Barangsiapa membaca  salawat satu kali, maka Alloh akan membalas 10 kebaikan padanya,” kata Atik, panggilan akrab Dr Dr Saadatul Athiyah.

Peringatan Maulid Nabi tahun ini mengusung tema "Pesan Damai Rasulullah, Menguatkan Karakter Nusantara Baru, Indonesia Maju".

Acara Maulid Nabi berlangsung meriah, siswa sangat antusias mengikuti kegiatan.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan istighosah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Alquran, kemudian pembacaan salawat nabi.

”Pembacaan salawat dipimpin grup banjari Mizanul Mahabbah, juga ceramah agama yang disampaikan oleh Dr KH Abdul Kholiq Hasan, MHI dari Tambakberas,” terangnya.

Kegiatan sengaja dipusatkan di halaman MAN 1 Jombang, bukan di masjid. Pasalnya, ia ingin antara penceramah dan siswa bisa bertatap muka secara langsung.

Baca Juga: Matsama MAN 1 Jombang Dikemas Seru dan Menyenangkan: Tekankan Siswa untuk Saling Jaga

”Kalau di masjid tidak bisa face to face langsung dengan tim salawat juga penceramahnya,” jelasnya.

Materi yang disampaikan mengajak siswa untuk  mengikuti, meniru, dan melaksanakan ajaran yang dicontohkan  Rasulullah SAW terutama terkait akhlak.

”Harapan dari kegiatan PHBI tersebut dapat dipetik hikmah agar siswa lebih giat untuk menjalankan ajaran dan sunah Nabi Muhammad SAW,” imbuhnya.

Menurut Atik, peringatan Maulid Nabi yang digelar MAN I Jombang merupakan bagian dari upaya untuk menanamkan nilai-nilai agama kepada siswa.

”Jadi, tidak hanya dapat materi keagamaan di dalam kelas saja, tapi mereka dapat  tambahan wawasan juga mendapatkan berkah dari Maulid,” jelasnya.

Selama mengikuti kegiatan, para siswa sangat antusias. Salah satunya terlihat saat kegiatan ceramah agama, para siswa juga sangat aktif saat penceramah memberikan kesempatan tanya jawab.

Siswa yang bisa menjawab mendapatkan hadiah dari penceramah. 

”Kami berharap ini jadi budaya yang baik ketika ada kegiatan, dengan memberi pertanyaan pada siswa siswi dan kemudian mereka menjawabnya” harapnya.

Selian itu, MAN 1 Jombang juga terkenal dengan budaya penelitian yang dilakukan oleh siswa.

Karya tulis ilmiah (KTI) yang telah dibuat, mampu menembus prestasi hingga tingkat nasional. Baru-baru ini, sebanyak tiga KTI siswa MAN 1 Jombang mampu menembus 30 besar Madrasah Young Researchers (MYRES) 2024.

”Hasil penelitian siswa kami sangat luar biasa, saya rasa kemampuan penelitiannya sudah setara dengan mahasiswa S2 bahkan S3, betul-betul dilakukan dengan serius dan totalitas,” ungkap Kepala MAN I Jombang  Dr Hj. Saadatul Athiyah, MPd.

Di ajang MYRES 2024, tim MAN 1 Jombang bersaing dengan 9.000 lebih judul KTI.

Sebanyak tujuh karya siswa di antaranya berhasil lolos hingga 120 besar, dan tiga di antaranya masuk dalam 30 besar.

”Hanya enam yang diambil, sayangnya tidak tembus sampai grand final, tapi hasil anak-anak sudah sangat baik,” katanya.

Tak putus harapan, sebanyak delapan tim MAN 1 Jombang juga berikhtiar untuk meraih prestasi yang lain yaitu di ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI)  yang dilaksanakan oleh Dikbud. 

”Mudah-mudahan, perjuangan anak-anak bisa berhasil di sini,” jelasnya.

Menurutnya, siswa MAN 1 Jombang mengerjakan KTI dengan sangat maksimal, tidak hanya sekadar menulis, juga tidak dibuat-buat.

Ada proses panjang yang sudah mereka lampaui, penelitian yang betul-betul diuji, juga tidak ada rekayasa.

”Bahkan kalau sedang mengerjakan penelitian, kadang sampai jam 10 malam di madrasah, mulai dari diskusi mengerjakan, mencari referensi dari jurnal-jurnal,” katanya.

MAN 1 Jombang juga mensyiarkan Islam melalui penelitian.

Sebab, judul yang diangkat tidak hanya tentang sains, humaniora, tapi juga tentang keagamaan.

Misalnya penelitian yang pernah diangkat yaitu dengan judul Kepopuleran Syi'ir Gus Dur dalam Perspektif Masyarakat Jombang Melalui Kajian Semiotik dengan mewawancarai 15 takmir masjid se-Kabupaten Jombang.

Menurut Atik, dalam mencari peneliti yang andal, juga perlu seleksi alam. Mulai dari penggalian bakat, minat melalui kegiatan ekstrakurikuler,  pemantauan guru yang mengampu mata pelajaran, hingga melakukan pembinaan.

”Jika kuat maka akan bertahan, jika tidak kuat pasti mereka  mundur, semuanya seleksi alam. Selaku pimpinan madrasah saya terus support dan mewadahi potensi mereka agar dapat berkembang dengan baik dan maksimal,” pungkasnya. (wen/naz)

Editor : Anggi Fridianto
#pendidikan karaktar #MAN 1 Jombanag #muhammad #mulid nabi