JombangBanget.id - Adine, sapaan akrab Adine Nabila Ekidya, tidak hanya berprestasi di bidang nonakademik.
Nilai akademik Adine juga bagus, itu karena ia mengimbangi kegiatan olahraganya dengan rajin belajar.
”Dulu saya pernah ranking 1 saat di SMP,” kata peraih medali perunggu laga eksibisi PON Aceh-Sumut cabor pickleball ini.
Adine membagi waktunya antara belajar dan latihan.
Menurutnya hal itu tidaklah terlalu sulit. Biasanya ia latihan sepulang sekolah, atau ketika weekend. Setiap malam ia juga membuka buku pelajaran.
”Yang belum saya pahami, saya pelajari lagi,” jelas siswi SMAN 2 Jombang ini.
Ia lebih menyukai belajar untuk memahami materi, bukan menghafal.
Hal itu dilakukan dengan mengulang mata pelajaran yang telah ia pelajari di sekolah.
Dengan ia faham, dia akan hafal sendirinya materi yang diberikan oleh guru.
Adine mulai aktif olahraga sejak duduk di bangku kelas 4 SD. Yaitu olahraga tenis lapangan. Olahraga tersebut ditekuninya selama tiga tahun.
Setelah lulus SD, ia vakum karena harus tinggal di asrama.
Baca Juga: Soal Pemberhentian Guru Honorer di SMAN 2 Jombang, Ini Respons Dewan Pendidikan
”Makanya ketika guru mengenalkan olahraga pickleball saya langsung suka, karena memang mirip,” katanya.
Meski aktif di olahraga, ia punya prinsip, pendidikan lebih penting.
Sehingga, ketika ia gencar olahraga sedangkan nilainya menurun, ia bakal mengurangi porsi latihannya untuk memperbaiki nilai yang menurun.
”Agar nilai tetap stabil, ia harus menyeimbangkan dua hal tersebut,” jelasnya.
Kedua orang tuanya sangat mendukung kegiatan Adine, dengan memberikan fasilitas dan izin ketika Adine menjalani latihan di luar rumah. (wen/naz)
Editor : Ainul Hafidz