Minggu (25/8) di PP Al-Hikmah Nurul Qur'an, Bendungrejo, Jogoroto, Ustad Muhdi Surur Alhafiz, selaku pengasuh menjelaskan larangan mengejek orang lain.
’’Kita tidak boleh memanggil nama seseorang dengan ejekan,’’ tuturnya.
Sebagaimana yang disebutkan dalam QS Alhujurat 11.
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik dari mereka.
Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.
Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan panggilan yang mengandung ejekan.
’’Kita tidak boleh saling mengejek karena kita ini sama-sama ciptaan Allah SWT,’’ terangnya.
Jika kita mengejek, maka sama saja kita seperti mengejek tuhan kita yang telah menciptakan.
’’Belum tentu yang mengejek lebih baik daripada yang diejek,’’ jelasnya.
Mengejek sesama sangat dilarang oleh agama karena orang yang kita ejek bisa tidak terima, marah-marah dan tersinggung. Sehingga akhirnya menyebabkan permusuhan.
’’Kita sebagai santri sama-sama jauh dari orang tua. Maka kita harus saling memberi semangat,’’ pesannya.
Oleh: Abdal Ilah Ali, santri PP Al-Hikmah Nurul Qur'an, Bendungrejo, Jogoroto, Jombang
Editor : Ainul Hafidz