SENIN (30/7) di musala MTsN 15 Jombang, usai pembiasaan salat duha dan salat hajat, KH M Makhi, selaku kepala madrasah menyampaikan pentingnya mengingat kematian.
’’Kematian bisa datang kapan pun dan dimana pun tanpa melihat usia, sehat atau tidaknya seseorang,’’ tuturnya. Sebagaimana disebutkan dalam QS Al A’raf 34.
Kita sebagai manusia harus berjaga-jaga akan datangnya ajal esok hari.
Kematian tidak menunggu orang itu muda atau tua. Kematian tidak ada yang tahu kapan datangnya.
Dengan mengingat kematian, kita akan semangat beribadah dan beramal saleh. Serta semangat menjauhi maksiat dan dosa.
Kita manusia terbuat dari tanah dan akan kembali lagi ke tanah. Maka dari itu, kita harus rajin salat, mengaji, berzikir dan bersedekah untuk bekal setelah mati.
Kita juga harus berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa agar senantiasa memberikan perlindungan kepada kita semua.
Oleh: Nafi' Nishfullaila, kelas 8-A MTsN 15 di Keras, Diwek, Jombang
Editor : Ainul Hafidz