JombangBanget.id – Enam siswa jenjang SD dan SMP diberangkatkan untuk mengikuti Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional di Jakarta, pada 19-25 Agustus.
Pemberangkatan dilakukan di halaman Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Jumat (16/8) pagi.
”Ada enam siswa. Dengan rincian empat siswa SMP serta dua siswa SD,” ujar Senen, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.
Dijelaskan, enam atlet tersebut masing-masing dari cabor karate, atletik, renang dan pencak silat.
Aseldat Jala Badra Trimianto dari SMPN 2 Jombang dan Najla Samiyah dari SMPN 1 Jombang akan turun di cabor karate.
Sedangkan, Shelly Septi Andhani dari SMP YBPK Mojowarno akan turun di cabor atletik putri.
Ahmad Husein Mansyur Buchori dari SMPN 1 Perak bakal turun di cabor pencak silat putra.
Ghea Qumairah Prameswari Sekar dari SDN Kepanjen 2 bakal turun di cabor karate putri, dan Baiq Aisyah Hernawangwulan N dari SDN Pojokrejo Kesamben turun di cabor renang putri.
”Keenam atlet tersebut telah menjuarai O2SN tingkat provinsi Jawa Timur. Sehingga berangkat ke tingkat nasional,’’ terangnya.
Senen mengatakan, ini merupakan sejarah baru bagi Pemkab Jombang setelah beberapa tahun terakhir tidak ada siswa yang lolos O2SN hingga tingkat nasional.
”Terakhir yang ikut O2SN tingkat nasional sekarang anaknya sudah jadi guru,” tambah Senen.
Ia meminta kepada seluruh pendamping agar betul-betul menjaga siswa selama berada di Jakarta, termasuk menjaga kesehatan dan keselamatan siswa.
Dalam mengikuti O2SN, pihaknya tidak menarget berapa jumlah medali yang harus dibawa pulang ke Jombang.
Ia hanya berharap seluruh atlet menampilkan yang terbaik, sebab bisa lolos hingga tingkat nasional merupakan salah satu prestasi yang membanggakan.
”Kalau target medali berapa tidak ada, yang penting saya harap siswa bisa tampil yang terbaik, dan pulang bawa medali,” jelasnya.
Ditanya soal reward yang akan diberikan bagi atlet yang berhasil bawa pulang medali, Senen belum berani menjanjikan apa-apa.
”Kita belum merencanakan sampai ke sana, dilihat saja nanti seperti apa, bisa disesuaikan,” pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Ainul Hafidz