JombangBanget.id – Karateka Inkanas bakal menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) di Dojo Mahameru, Jombang, Minggu (11/8).
Diikuti 525 atlet karate dari 27 ranting/klub.
’’UKT ini kegiatan rutin untuk evaluasi hasil latihan,’’ kata Ketua Harian Forki Jombang, Kwat Prayitno.
Pendaftaran telah ditutup sejak Rabu (7/8).
Ranting/klub yang ikut, SMPN 1 Jombang, SDN Cangkringrandu, Bandarkedungmulyo, MAN 1 Jombang dan Dojo Satria Jombang.
MTsN 9 Jombang, SMPN 4 Jombang. Dojo HIS, SMAN Bareng, SMAN Jogoroto, SDIT Qoshru dan SMPN 3 Jombang.
Plandaan, SMPN 1 Mojoagung, SDN Kepanjen 2, SD Islam Rouhson Fikr dan SDIT Karate club.
Aditya Karate School, Warrior Karate Club, SKC Mojowarno, YPIT Robbani, SDN Selorejo dan Undar.
Serta MI Mujahidin, SD Plus Darul Ulum, Dojo Fighter Mojoagung dan SMAN Mojoagung.
Ujian kenaikan tingkat diikuti mulai sabuk putih, kuning, hijau, biru dan coklat.
Rinciannya, 125 sabuk putih, 198 kuning, 76 hijau, 95 biru dan 41 cokelat.
’’Penguji yang bakal bertugas dari Pengda Inkanas Jatim,’’ terangnya.
Termasuk beberapa pelatih karate Jombang yang ditugaskan oleh Pengda Inkanas Jatim.
’’Banyak karateka Jombang yang telah memiliki lisensi tingkat Jatim, nasional bahkan ada yang sudah internasional,’’ ungkapnya.
Kwat mengatakan, ujian kenaikan tingkat dilakukan untuk mengetahui kapasitas teknik karateka.
Hasil UKT akan dijadikan dasar untuk melakukan pembinaan sesuai dengan kelasnya masing-masing.
’’Yang pasti, UKT kami lakukan rutin. Tujuannya, agar kita tahu kapasitas masing-masing karateka,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz