JombangBanget.id – Kompetisi catur antar pelajar se-Kecamatan Kesamben, Jombang, dilaksanakan di SMPN 1 Kesamben, Rabu (7/8).
Pertandingan diikuti SMP dan SMA sederajat dan menggunakan pairing sistem Swiss manager.
’’Untuk wasit pairing dioperasikan oleh wasit nasional pratama, Siti Lilik Mas'ulah SPd WNP PNP. Tujuan menggunakan piring Swiss manager agar pertandingan berjalan fairplay. Jadi kami tidak bisa menentukan lawan tanding, semua berdasarkan aplikasi sesuai fide Percasi (persatuan catur seluruh Indonesia),’’ urai Wahyudi, wasit nasional pratama Jombang.
Kompetisi catur itu menggunakan format non eliminasi yang melibatkan beberapa babak kompetisi.
Pemain memiliki kesempatan untuk bertanding lebih sering menyesuaikan dengan jumlah pesertanya.
Beberapa bibit unggul catur berhasil dicetak.
Juara 1 putri, Gresselda Muria Sudowo dari SMPN 1 Kesamben.
Juara 2 Dinda Ayu Mutiara dari SMAN Kesamben. Juara 3 Martha Aqillah dari MTs Yaa Rouuf.
Harapan 1 Jelita Dwi Anggraini dari SMPN 2 Kesamben. Harapan 2 Whiwhin Eka Z SMAN Kesamben.
Harapan 3 Fatihah Annarriyah S dari MA Sains Tebuireng.
Sementara juara 1 putra, Sulton Affandi H dari SMAN Kesamben. Juara 2 M Zidan Pamungkas dari SMPN 1 Kesamben.
Juara 3 M Teguh Irwansyah dari SMK AL-Ihsani. Harapan 1 M Kevin Allamsyah dari SMPN 1 Kesamben.
Harapan 2 Rehan Adi Dewangga P dari SMP Swadaya Kesamben. Harapan 3 Erridho Yugho Pratama dari SMAN Kesamben.
Sistem Swiss manager mempertemukan lawan tanding secara adil dan seimbang, mengingat para pemain menghadapi lawan berdasarkan skornya.
Aspek ini memastikan kompetisi yang seimbang.
’’Satu kekalahan di babak pertama, tidak berarti akhir dari perjalanan turnamen mereka. Sebaliknya, mereka terus bermain, belajar, dan berkembang di setiap babak. Ini sangat baik untuk perkembangan dan kepercayaan diri mereka,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz