Sabtu (6/7) di SMK Unggulan NU Mojoagung, Ustad Zaenal Ma’arif, selaku kepala sekolah menegaskan bahwa sekolah tidak menjual buku.
’’Ini karena sekolah kita sudah serba digital,’’ tuturnya.
Absen guru dan siswa menggunakan aplikasi skul.id yang ada di HP.
Sedangkan untuk materi pelajaran, penugasan dan latihan soal menggunakan aplikasi kejar.id yang juga ada di HP.
’’Guru dan orang tua bisa memantau siswa dari HP,’’ terangnya.
Ketika siswa absen di skul.id, orang tua di rumah bisa langsung tahu. Sehingga bisa memantau anaknya benar-benar masuk atau tidak.
Di kejar.id, guru juga bisa memantau langsung seorang siswa sudah membaca materi, mengerjakan tugas dan latihan soal atau belum.
Karena di situ ada kolom nama siswa diikuti tiga indikator. Jika si A sudah membaca materi, maka kolomnya akan terisi.
Jika sudah mengerjakan tugas, maka kolom penugasan terisi.
Demikian pula jika siswa sudah mengerjakan latihan soal. Maka kolom latihan soal akan terisi.
Namun jika si A belum membaca, maka kolom membaca disebelah namanya akan kosong.
Baca Juga: Student Journalism: Ojo Sombong
Jika belum mengerjakan tugas, maka kolom tugas akan kosong. Jika belum mengerjakan latihan soal, maka kolom soal akan kosong.
’’Sehingga guru bisa langsung mengingatkan siswa yang belum membaca dan lainnya,’’ ucapnya.
Oleh: Ninis Hariyanti M, kelas 12 Akuntansi SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz