Rabu (24/7) di SDI Tebuireng Ir Soedigno Kecamatan Kesamben, Ustadah Yenni menyampaikan pentingnya mendengarkan guru saat berbicara.
’’Jika kalian ingin didengarkan, maka kalian harus mendengarkan ketika ustadah menjelaskan. Ini tidak hanya berlaku untuk ustadah, tetapi berlaku untuk semua ustad/ustadah ketika menjelaskan,’’ tuturnya.
Pelajar tidak boleh memotong pembicaraan guru dengan perkataan apapun.
Murid harus bersabar sampai guru menyelesaikan perkataannya.
Saat guru memberikan arahan, tidak baik untuk berbicara sendiri.
Konsentrasi murid harus tercurahkan dengan baik saat mendengarkan perintah, nasihat atau pertanyaan gurunya.
Jangan sampai gagal fokus. Usahakan guru tak perlu lagi mengulangi perkataannya.
Seorang pelajar ditekankan untuk menjaga etika dengan gurunya.
Baik dalam perilaku, ucapan dan perbuatan. Pelajar juga dituntut untuk khidmah kepada gurunya.
Serta memberikan kenyamanan dan pelayanan yang sempurna kepadanya.
Menurut Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari, ada empat hal yang diperhatikan orang mulia meski ia sudah menjadi raja.
Baca Juga: Student Journalism: Beasiswa ke Jerman
Pertama, berdiri dari tempat duduk untuk menghormati ayah ibu.
Kedua, melayani guru yang mengajarnya.
Ketiga, bertanya hal-hal yang tidak diketahui. Keempat, memuliakan tamu.
Oleh: Almira Batrisya Ramadhani, kelas V Laksamana Barbarosa SDI Tebuireng Ir Soedigno Kecamatan Kesamben, Jombang
Editor : Ainul Hafidz