JombangBanget.id – Tidak hanya perkenalan dengan siswa baru kelas 7.
MPLS di SMPN 1 Kudu, Jombang juga berkenalan dengan seluruh wali murid dalam kegiatan parenting.
Sekaligus penekanan aturan tertib lalu lintas untuk siswa SMP.
’’Kami ingin menanamkan cinta kepada orang tua. Akhlak dan sopan santun kepada kedua orang tua. Untuk itu kami hadirkan orang tua di SMPN 1 Kudu guna mengikuti parenting,’’ kata Kepala SMPN 1 Kudu, Srimudayani Dewi Astutik MPd.
Dia mengimbau kepada siswa untuk tidak membawa sepeda motor ke sekolah.
Bahkan setiap Jumat, dijadikan SMPN 1 Kabuh sebagai hari bebas gas.
Seluruh guru dan pegawai sekolah tidak diperbolehkan membawa kendaraan bermotor ke sekolah.
’’Termasuk saya juga ngontel ke sekolah,’’ jelasnya.
MPLS dilaksanakan 15-19 Juli. Diikuti 256 siswa baru.
’’Ditutup dengan kemah penerimaan anggota penggalang baru, Jumat-sabtu (19-20/7),’’ bebernya.
Selama perkemahan ada nobar film pahlawan Jenderal Soedirman.
MPLS dikemas dengan kegiatan yang aman dan menyenangkan.
Karena MPLS adalah pengalaman pertama di sekolah yang akan dikenang siswa.
Tidak ada kekerasan bahkan tidak ada hukuman.
’’Kita minta anak-anak bikin kesepakatan kelas, dan kami biasakan siswa untuk salat tepat waktu,’’ tegasnya.
Materi yang diberikan, wawasan wiyata mandala, menulis komitmen dan harapan di pohon harapan.
Membuat deklarasi anti kekerasan, pemasangan poster, serta pembinaan mental keagamaan. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz