Jombangbanget.id - Saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Senin (24/6),
Pengasuh PP Ar Roudhoh Bahrul Ulum Tambakberas, KH M Fathoni Zen, menjelaskan pentingnya menjaga anggota tubuh.
’’Ada tujuh anggota tubuh yang harus kita jaga agar tidak menjerumuskan ke neraka,’’ tuturnya.
Pertama, Allah SWT menciptakan mata untuk memudahkan manusia.
Tidak sampai kesandung dan bisa membantu semua aktivitas.
Bisa menikmati keindahan ciptaan Allah SWT. Serta merenungkan keesaan Allah SWT dari keajaiban yang dilihat.
Allah SWT melarang melihat selain mahram.
Melarang melihat lawan jenis yang memikat. Melarang melihat dengan pandangan merendahkan kepada sesama muslim.
Serta melarang melihat aib muslim lain. Pandangan adalah panah setan.
Dari pandangan membuat tertarik, lalu kenalan, bercakap-cakap hingga akhirnya pegangan tangan dan berujung zina.
Kedua, Allah SWT menciptakan telinga untuk memudahkan manusia beraktivitas. Serta bisa menikmati hal-hal yang enak didengar.
Kita diperintah menggunakan telinga untuk mendengar hal-hal yang baik dan mengikutinya. Serta dilarang mendengarkan hal-hal yang buruk.
Tidak mendengarkan aib orang lain, perkataan kotor, dan perkara yang tidak sesuai dengan fakta.Baca Juga: Binrohtal, Zikir Membangun Jiwa, Menguatkan Fisik dan Membuat Ingatan Tidak Mudah Lupa
Ketiga, Allah SWT menciptakan mulut untuk memudahkan manusia mengungkapkan isi hati, pikiran dan keinginan.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Berkatalah yang baik atau diam. Perkataan yang baik seperti zikir, membaca Alquran dan mengajak kebaikan.
Serta menyampaikan apa saja yang bermanfaat dunia dan akhirat.
Allah SWT melarang berbohong, tidak menepati janji, gibah, berdebat tanpa tujuan, pamer, sombong, melaknat dan mendoakan keburukan.
Keempat, menjaga perut dari mengonsumsi haram dan syubhat.
Syubhat yakni sesuatu yang halal haramnya belum jelas.
Juga tidak makan dan minum sampai kekenyangan. Kekenyangan menyebabkan hati keras, menurunkan kecerdasan, menghilangkan hafalan, malas beribadah, malas belajar, menguatkan syahwat dan mempermudah gangguan setan.
Itu kenyang dari halal. Apalagi dari haram.
Makan halal akan memudahkan kita amal saleh.
Sebagaimana disebutkan dalam QS Almukminun 51. Hai rasul-rasul, makanlah dari makanan yang baik-baik, dan kerjakanlah amal yang saleh. Sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.
Kelima, kita harus menjaga kemaluan dari zina, homoseksual, onani dan semacamnya. Hal ini bisa terwujud jika kita menjaga pandangan mata, pikiran, hati dan menjaga perut dari barang haram, syubhat dan makan sampai kekenyangan.
Keenam, menjaga tangan dari menyakiti dan mengambil yang bukan haknya. Juga menghindari menulis atau menyebarkan hal yang tidak boleh diucapkan.
Ketujuh, menjaga kaki dari melangkah menuju maksiat dan perkara haram. Seperti menghadiri perkumpulan untuk gibah dan menghadap penguasa yang zalim.
’’Kunci menjaga semuanya yakni hati,’’ tegasnya. Rasulullah bersabda; Dalam tubuh ada segumpal darah. Jika itu baik maka baik seluruh tubuh. Jika itu buruk maka buruk semua tubuh. Segumpal darah itu yakni hati. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz