Jombangbanget.id - Sebanyak 12 calon siswa yang dinyatakan diterima PDPB jalur zonasi SMKN mengundurkan diri.
Mereka tidak melakukan daftar ulang hingga Selasa (25/6) pukul 16.00 WIB.
’’Beberapa mengundurkan diri dengan alasan salah pilih jurusan. Sama seperti jalur afirmasi, pindah tugas, dan prestasi hasil lomba sebelumnya, banyak yang salah ambil jurusan,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Sri Hartati, kemarin.
Sri Hartati mengatakan, pendaftar pada tahap ketiga jalur zonasi SMK ada 3.288 siswa, sedangkan yang diterima hanya 625, dan yang daftar ulang 12 siswa.
”Ya memang sedikit, karena kuota jalur zonasi hanya 10 persen untuk SMK,” jelasnya.
12 yang mengundurkan diri mayoritas di SMKN 2 Jombang. Tercatat sembilan siswa mengundurkan diri.
Dua siswa pada jurusan kuliner, satu siswa jurusan tata kecantikan, dan enam siswa pada jurusan desain dan priduk busana.
Seluruhnya mengundurkan diri karena salah ambil jurusan.
Sementara tiga lainnya, satu dari SMKN Kabuh, jurusan farmasi Industri karena sudah daftar di SMK PGRI 1 Jombang, satu siswa SMKN 1 Jombang jurusan desain komunikasi visual yang mengundurkan diri karena salah pilih jurusan, dan satu siswa SMKN Wonosalam jurusan teknik permesinasn mengundurkan diri karena salah pilih jurusan.
Kekurangan 12 pagu tersebut bakal dimasukkan pada tahap PPDB pemenuhan pagu jalur zoinasi SMK yang bakal diumumkan pada 26 Juni secara online, dan daftar ulang pada PPDB pemenuhan pagu pada 26 juni maksimal sampai pukul 16.00 WIB.
”Nanti malam jam 00.01 WIB, 12 anak akan diumumkan diterima berdasarkan jarak dr jurusan yang telah dipilih,” jelasnya.
Setelah PPDB jalur zonasi SMK tuntas, mulai 27-28 Juni PPDB zonasi SMA bakal dibuka.
PPDB zonasi SMA merupakan tahap keempat sekaligus tahap terakhir bagi PPDB SMA, dan memiliki kuota 50 persen dari pagu sekolah.
Sedangkan tahap kelima atau tahap terakhir bagi SMK yaitu jalur prestasi akademik SMK yang dibuka pada 3-4 Juli, dan memiliki kuota 65 persen dari pagu sekolah. (wen)
Editor : Ainul Hafidz