JombangBanget.id – Sebanyak 13 siswa madrasah di Jombang tidak lulus.
Rinciannya, lima siswa MI dan delapan siswa MTs.
Mayoritas anak pondok yang tidak mengikuti asesmen madrasah (AM), sebagai salah satu syarat kelulusan.
’’Mayoritas tidak ikut AM. Biasanya juga sudah tidak aktif dalam kegiatan belajar mengajar sejak sebelum AM,’’ kata Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jombang, Zainut Tamam.
Total siswa MI negeri dan swasta yang dinyatakan lulus 8.757 siswa.
Sedangkan MTs negeri dan swasta yang dinyatakan lulus 11.386 siswa.
Pengumuman kelulusan dilakukan secara online, kecuali pada madrasah yang berada di lingkungan pondok pesantren.
’’Saya melihat secara global di PDUM (pangkalan data ujian madrasah), datanya segitu,’’ ungkapnya.
Ketidak lulusan siswa disebabkan oleh banyak hal.
Mayoritas tidak mengikuti AM, karena ada yang pindah sekolah tanpa konfirmasi ke madrasah.
Ada juga yang meninggal dunia.
Baca Juga: PSAJ SMA di Jombang Tuntas, Cabdindik Jawa Timur: Nilai Kelulusan Mulai Digodok
’’Masalahnya berbeda-beda. Kalau santri ya biasanya sudah boyong. Kemarin ada juga pengawas yang laporan, ada anak MI yang tiba-tiba sekolah di SD,’’ jelasnya.
Tamam berharap, siswa yang tidak lulus karena tidak mengikuti AM dan masih terdaftar sebagai siswa di madrasah, dapat mengulang kelas enam atau kelas sembilan.
’’Harapan kami, jangan sampai putus sekolah, lebih baik mengulang,’’ ungkapnya.
Sementara ijazah untuk MI dan MTs sudah disiapkan sejumlah data yang ada di PDUM.
Ijazah bakal didistribusikan hari ini (11/6). Untuk pembagiannya ke siswa, diserahkan kepada masing-masing madrasah.
’’Terserah kesiapan madrasah, kapan dibagikan,’’ ucapnya.
Pencadangan blangko ijazah tidak dilakukan di Kantor Kemenag Jombang, tapi di Kantor Kemenag Wilayah Jatim.
Madrasah yang mendapati ada kekurangan ijazah, baik itu karena rusak atau kesalahan penulisan, bisa mengajukan ganti.
’’Salah tulis atau rusak bisa ganti. Kita koordinir semuanya, setelah itu baru kita ajukan ambil bareng-bareng di Surabaya,’’ urainya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz