Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

DPRD Jombang Soroti Kualitas Proyek SDN Talunkidul Sumobito Buruk: Kalau Dipaksakan Bangunan Makin Rusak

Azmy endiyana Zuhri • Selasa, 4 Juni 2024 | 15:40 WIB
TAK ADA PLAFON: Konidisi bangunan lab komputer dan UKS SDN Talunkidul Kecamatan Sumobito, Jombang, (30/5).
TAK ADA PLAFON: Konidisi bangunan lab komputer dan UKS SDN Talunkidul Kecamatan Sumobito, Jombang, (30/5).

JombangBanget.id – Komisi C DPRD Jombang menyoroti buruknya kualitas proyek rehabilitasi gedung sekolah.

Salah satunya yang ditemukan pada bangunan gedung ruang lab komputer dan UKS di SDN Talunkidul Kecamatan Sumobito, Jombang.

Para wakil rakyat meminta dinas pendidikan dan kebudayaan (P & K) segera menindaklanjuti agar dilakukan perbaikan.

’’Banyak keluhan yang masuk terkait pengerjaan proyek rehabilitasi gedung sekolah tahun lalu,’’ kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Jombang, Miftahul Huda.

Seperti SDN Talunkidul karena pembangunan tidak langsung tuntas.

’’Harusnya waktu perencanaan dimatangkan. Pembangunan itu harus selesai dalam satu pekerjaan,’’ ucapnya.

Bangunan yang tidak langsung selesai pasti akan memunculkan permasalahan baru.

Seperti sekarang, justru bangunan tersebut mengkhawatirkan apabila digunakan.

’’Kalau dipaksakan seperti ini, justru bangunan semakin mudah rusak,’’ tegasnya.

Ini harus menjadi evaluasi dinas agar melakukan perencanaan dengan matang kedepannya.

’’Kami tidak ingin ada keluhan lagi terkait pembangunan khususnya fasilitas pendidikan,’’ bebernya.

Baca Juga: Habiskan Rp 129 Juta, Bangunan SDN Talunkidul 2 Jombang Terbengkalai, Plafon Jebol

Dinas juga harus melakukan pengawasan yang intensif pada proyek-proyek sekolah.

Sehingga pembangunan bisa dikerjakan dengan maksimal.

Kualitas proyek sekolah juga harus bagus karena terkait nyawa siswa yang belajar di dalamnya.

’’Meski sudah ada konsultan pengawas, PPK (pejabat pembuat komitmen) juga tetap harus melakukan pengawasan sendiri,’’ sarannya.

Dia juga meminta agar pembangunan tidak molor. Karena gedung sekolah pasti digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

’’Jangan sampai kegiatan belajar mengajar itu terganggu,’’ tegas Huda.

Sementara itu, terkait kerusakan usai pembangunan, Senen mengatakan, hal tersebut masih menjadi tanggungjawab kontraktor.

’’Masih masa pemeliharaaan satu tahun,’’ tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pembangunan ruang lab komputer dan UKS di SDN Talunkidul baru dilaksanakan tahun 2023, melalui dana alokasi khusus (DAK) dengan total anggaran Rp 211 juta.

Bangunan itu kini mulai berjamur, dan ada percikan air masuk ketika hujan.

’’Kalau bocor tidak, tapi percikan air masuk ke dalam kelas, karena tidak ada plafonnya,’’ ungkap Subairi, kepala SDN Talunkidul.

SDN Talunkidul 2 mendapatkan bantuan rehab pada P-APBD 2022 senilai Rp 129.890.000 yang sekarang terbengkalai dan rusak.

Tahun lalu mendapatkan bantuan kembali melalui DAK 2023. Karena sudah dimerger dengan SDN Talunkidul 1 dan kini berganti nama menjadi SDN Talunkidul, sehingga pembangunan lab komputer dan UKS dilaksanakan di lokal SDN Talunkidul 1.

Baca Juga: Kepala SDN di Jombang yang Kosong Bertambah Jadi Segini

Pembangunannya dimulai pada 13 Juli 2023, berlangsung selama kurang lebih empat bulan.

Dengan anggaran Rp 211.492.440. Dikerjakan oleh CV Raya Somo. (yan/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab #talunkidul #proyek #Jombang #SDN #DPRD #gedung