JombangBanget.id – Sejumlah kecelakaan rombongan study tour yang terjadi belakangan, membuat Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur mengeluarkan imbauan.
Study tour harus dilakukan atas izin kepala dinas.
’’Ya benar, kami diminta untuk meneruskan imbauan itu ke sekolah-sekolah,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Jombang, Sri Hartati.
Ada tiga poin penting yang disampaikan kepala dinas.
Pertama, mengharuskan sekolah untuk membuat standar operasional dan prosedur (SOP) tentang pengawasan seluruh rangkaian kegiatan.
Study tour dilakukan atas persetujuan seluruh pihak, mulai dari kepala sekolah, wali murid, guru, siswa dan diketahui Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
Poin kedua, study tour harus memprioritaskan lokasi di Jawa Timur.
’’Di luar Jatim bukan dilarang, tapi harus mempertimbangkan tingkat urgensi kegiatan tersebut,’’ jelasnya.
Poin ketiga, menegaskan agar sekolah tidak mencari keuntungan dari study tour yang diadakan.
Termasuk keamanan dan kualitas transportasi yang digunakan.
’’Harus mengutamakan keselamatan dan kenyamanan siswa,’’ terangnya.
Baca Juga: Arga Bimantara, Siswa SMPN 1 Jombang Jadi Best Goal Keeper Putra Grida Futsal Competition (GFC) 2024
Sri Hartati menegaskan, study tour di Jombang harus mengikuti imbauan tersebut.
’’Imbauan itu bersifat menyeluruh, untuk semua sekolah termasuk di Jombang,’’ tambahnya.
Sekolah juga diminta untuk tidak memaksa siswa yang tidak ingin ikut study tour.
’’Makanya ada imbauan harus atas persetujuan siswa dan wali siswa, jadi tidak memberatkan semua pihak,’’ tegasnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz