JombangBanget.id – Pagu SD negeri (SDN) di Jombang naik tiga rombel pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini.
Tahun lalu atau 2023 ada 511 rombel dengan 14.308 siswa.
Tahun ini 514 rombel dengan 14.392 siswa.
’’Ada sekolah yang pagunya naik, ada juga yang turun. Setiap tahun menyesuaikan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Senen.
Sembilan SDN di Jombang pagunya bertambah, dari satu menjadi dua rombel.
SDN Banjarsari Bandarkedungmulyo, SDN Gempollegundi Gudo dan SDN Tampingmojo Kecamatan Tembelang.
SDN Sambirejo 1 Wonosalam, SDN Wonosalam 1, SDN Ngoro 2, SDN Gadingmangu 1 Perak, SDN Mancar 1 Peterongan, dan SDN Jombang 2.
Sementara enam SDN di Jombang mengalami penurunan pagu, dari dua rombel menjadi satu rombel.
SDN Miagan dan SDN Tanggalrejo Kecamatan Mojoagung. SDN Menganto dan SDN Mojowarno 2 Kecamatan Mojowarno.
Serta SDN Segodorejo dan SDN Talunkidul Kecamatan Sumobito.
’’Setiap tahun dianalisa. Disesuaikan dengan jumlah penduduk usia sekolah di sekitar SD,’’ jelasnya.
Baca Juga: Ingat, PPDB SD di Jombang Dibuka Tiga Jalur, Berikut Rinciannya
Kepala SDN Gempollegundi, Andik Sam Sanjaya, mengatakan, saat dibuka satu rombel tahun lalu, jumlah yang mendaftar banyak, lebih dari 40 siswa.
Karena tidak bisa ditolak, semua diterima dan kini kelas 1 dua rombel.
Tahun ini, langsung dibuka untuk dua rombel. Hanya saja, jika terpenuhi sesuai dengan pagu yang ditetapkan, ia bakal kekurangan satu guru kelas.
Risikonya, kepala sekolah akan turun untuk mengajar guna menutupi kekurangan.
’’Nanti jam teman-teman yang lain dibagi. Karena guru kelas kan sebetulnya tidak boleh honorer. Jadi saya juga ikut mengajar di kelas tinggi, sampai ada tambahan guru PPPK dari dinas,’’ ungkap Andik.
Berikut daftar pagu tiap tahun:
Tahun Jumlah kelas Pagu
2022 524 14.672
2023 511 14.308
2024 514 14.392
(wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz