JombangBanget.id – Pemkab Jombang menyiapkan sembilan unit mobil listrik dengan anggaran sekitar Rp 3,15 miliar melalui P-APBD 2026.
Pengadaan serupa untuk OPD lain masih dikaji Bapperida Jombang.
Sekretaris Bapperida Jombang Noer Hajati mengatakan, pengadaan mobil listrik pada P-APBD 2026 untuk sementara menyasar lima OPD.
Baca Juga: Hadapi Paceklik, Zulhas Minta Pasar Murah Diperbanyak
Kelimanya, yakni Dinas PUPR, Disnaker, Disperta, Dinkop UM, dan BPKAD Jombang. Selain itu, empat unit disiapkan untuk pejabat pimpinan Setdakab Jombang.
”Bersamaan dengan itu, teman-teman sedang menyusun kajian untuk pengadaan mobil listrik. Apakah kira-kira direplikasi untuk pengadaan selanjutnya bagi OPD lain atau tidak, ini masih menunggu hasil kajian,” kata Hajati yang juga merangkap Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bapperida Jombang.
Lima OPD tersebut dipilih karena kendaraan yang sebelumnya digunakan sudah tidak layak.
Pada 2025, penyediaan kendaraan bagi OPD masih menggunakan mekanisme sewa. Sedangkan pada P-APBD 2026, mekanisme tersebut diubah menjadi pembelian mobil listrik.
Baca Juga: Jombang Fest 2026 hingga 24 Oktober, Ini Agenda Utamanya
”Karena kendaraan sudah tidak layak. Sehingga sekitar 2025 atau awal 2026 itu (lima OPD) sewa. Karena 2026 ini mekanisme sewanya diganti dengan pengadaan listrik,” imbuhnya.
Untuk sementara, pengadaan lima mobil listrik tersebut berada pada anggaran masing-masing OPD. Kendaraan direncanakan digunakan pejabat eselon II B atau setara kepala dinas dan kepala badan.
Selain lima unit untuk OPD, Pemkab Jombang juga mengalokasikan empat unit mobil listrik untuk pejabat pimpinan di Setdakab Jombang.
Total sembilan mobil listrik itu disiapkan dengan anggaran sekitar Rp 3,15 miliar dari P-APBD 2026.
Dari jumlah tersebut, anggaran Rp 1,4 miliar dialokasikan untuk empat unit mobil listrik di Setdakab Jombang.
Sementara pengadaan lima unit untuk OPD total dialokasikan Rp 1,75 miliar. Masing-masing OPD diplot anggaran Rp 350 juta. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz