Jalan Cukir-Mojowarno Jombang Dilebarkan, Proyek Rp 1,8 Miliar Dikebut

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:07 WIB
DIKEBUT: Proyek pelebaran jalan Cukir-Mojowarno di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
DIKEBUT: Proyek pelebaran jalan Cukir-Mojowarno di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

 

JombangBanget.id – Pelebaran Jalan Cukir-Mojowarno di Desa Bulurejo, Kecamatan Diwek, Jombang, dikebut.

Dengan anggaran Rp1,8 miliar dari APBD 2026 dan ditargetkan rampung pertengahan November untuk memperkuat akses menuju kawasan peruntukan industri Mojowarno dan wisata religi makam Gus Dur.

Pekerjaan tahun ini merupakan lanjutan dari peningkatan ruas jalan yang telah dikerjakan pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Muktamar NU Makin Dekat, Alat Berat Mulai Bekerja di Jl KH Wahab Casbullah Jombang

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah alat berat mulai beraktivitas.

Pengguna harus lebih berhati-hati karena arus lalu lintas di titik proyek diberlakukan sistem buka-tutup.

Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi mengatakan, pekerjaan di ruas tersebut sudah dimulai. Tahun ini, pengerjaan difokuskan di wilayah Desa Bulurejo.

’’Iya, di lokasi sekarang sudah dimulai,’’ ujarnya.

Baca Juga: Episentrum Ekonomi Akar Rumput di Tengah Semarak Muktamar NU ke-35 

Secara teknis, pekerjaan meliputi pengaspalan badan jalan serta perkerasan bahu jalan menggunakan beton.

Ruas yang ditingkatkan memiliki panjang 408 meter dengan lebar aspal 7,50 meter.

Sementara bahu beton masing-masing selebar 0,80 meter di sisi kanan dan kiri jalan.

Untuk badan jalan, pengaspalan menggunakan hotmix jenis AC-BC dan AC-WC.

Sedangkan sisi kanan-kiri jalan diperkuat dengan bahu beton.

Proyek tersebut memiliki waktu pelaksanaan 120 hari. Sesuai kontrak, pekerjaan ditargetkan selesai pada pertengahan November.

Baca Juga: Binrohtal: Kemerdekaan Sejati, Bebaskan Diri dari Dosa

’’Melanjutkan sebelumnya, pengaspalan di badan jalan dan perkerasan di bahu jalan dengan beton,’’ imbuhnya.

Peningkatan Jalan Cukir-Mojowarno menjadi bagian dari pembangunan infrastruktur yang diarahkan untuk menunjang akses menuju kawasan peruntukan industri Mojowarno sekaligus kawasan wisata religi makam Gus Dur.

Bustomi menyebut, dari sekitar 28 paket pekerjaan yang ditangani Dinas PUPR, sejumlah paket yang telah melalui proses tender mulai dikerjakan.

Beberapa pekerjaan hotmix bahkan telah rampung seluruhnya.

Baca Juga: PLN UP3 Mojokerto Tambah Daya Industri di Jombang, Tembus 8.660 kVA

’’Jadi sekitar dari 28 paket, beberapa paket kita yang tender sudah banyak yang mulai. Sebagian yang pekerjaan hotmix juga sudah ada yang selesai 100 persen,’’ ujarnya.

Namun, pekerjaan pelebaran jalan dan rigid beton membutuhkan waktu pengerjaan lebih panjang.

Salah satunya peningkatan ruas Jalan Cukir-Mojowarno yang masih berproses di lapangan.

’’Sementara pekerjaan pelebaran dan rigid itu butuh waktu lama, salah satunya Cukir-Mojowarno itu butuh waktu lama,’’ katanya. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
Dikebut Cukir-Mojowarno proyek pelebaran jalan Jombang