Sudah Disiapkan Anggaran Ratusan Juta Rupiah, Palang Pintu KA Nglele Jombang Belum Bisa Dibangun

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Selasa, 11 Agustus 2026 | 15:33 WIB
Warga melintas di perlintasan KA Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, Jombang yang diusulkan dibangun palang pintu. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
Warga melintas di perlintasan KA Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, Jombang yang diusulkan dibangun palang pintu. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Pemkab Jombang menyiapkan Rp 200 juta untuk pembangunan palang pintu kereta api di Desa Nglele, Kecamatan Sumobito, tetapi proyek belum dapat dimulai.

Pemkab masih menunggu persetujuan Kementerian Perhubungan setelah joint inspection bersama instansi terkait selesai dilakukan.

Kepala Dishub Jombang Sugianto mengatakan, tahapan joint inspection (JI) bersama instansi terkait rampung.

Baca Juga: Warga Sidomulyo Jombang Berebut Gunungan Tumpeng, Ada Reog-Kuda Lumping

Hasil inspeksi itu juga sudah dilaporkan kepada Kemenhub. Saat ini, pihaknya tinggal menunggu persetujuan kementerian sebagai dasar untuk melanjutkan pembangunan.

”Yang terakhir joint inspection kemarin sudah kami laporkan juga ke Kemenhub. Harapannya segera ada perkembangan sehingga tidak sampai melebihi tahun anggaran,” katanya.

Menurut dia, berdasarkan informasi tim teknis, joint inspection merupakan salah satu tahapan akhir dalam proses pengajuan pembangunan palang pintu.

Meski demikian, pekerjaan fisik belum dapat dimulai sebelum persetujuan resmi dari Kemenhub turun.

Baca Juga: Student Journalism: Literasi sebagai Ruang Tumbuh Siswa

Karena itu, Dishub Jombang akan terus memperkuat koordinasi dan komunikasi dengan pemerintah pusat agar proses administrasi segera tuntas.

Terlebih, tahun anggaran 2026 telah memasuki pertengahan tahun sehingga waktu pelaksanaan pembangunan semakin terbatas.

”Kami akan intens koordinasi dan komunikasi karena berkaitan dengan waktu. Harapannya segera turun sehingga bisa segera ditindaklanjuti di lapangan,” ujarnya.

Pemkab Jombang menyiapkan anggaran Rp 200 juta melalui APBD 2026 untuk pembangunan palang pintu. Sementara pembangunan pos jaga diusulkan melalui Perubahan APBD (P-APBD) 2026 dengan anggaran sekitar Rp 190 juta.

Sebelumnya, usulan pembangunan palang pintu sekaligus pos jaga di perlintasan kereta api sebidang Desa Nglele belum dapat direalisasikan.

Baca Juga: Izul Bawa Pulang Perunggu, PTM JOIS Harumkan Jombang di Kejurprov Jatim

Kendati rekomendasi teknis pembangunan sudah diterbitkan, proyek itu masih harus melalui tahapan koordinasi dan inspeksi bersama sejumlah instansi terkait.

Data Dishub Jombang mencatat terdapat 22 perlintasan kereta api sebidang di Jombang. Sebanyak 8 perlintasan dikelola PT KAI, sedangkan 12 titik berada di bawah kewenangan Dishub Jombang. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
jombang beratap buah Pemkab Jombang Nglele Jombang palang pintu