JombangBanget.id – Proyek lanjutan penataan trotoar dan drainase di Jalan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) Jombang sisi utara segera memasuki tahap lelang.
Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang menargetkan proses pengadaan rampung dalam waktu satu bulan sehingga pekerjaan fisik bisa segera dimulai.
’’Pertengahan Juli sudah masuk proses lelang. Prosesnya paling tidak sekitar satu bulan, kalau ada kendala bisa sampai satu setengah bulan. Mudah-mudahan tidak sampai tender gagal,’’ kata Kepala Bidang Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Dinas Perkim Jombang, Sri Rahayu.
Proses lelang ditangani oleh Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ). Paket penataan trotoar ini akan dilelang secara umum karena tingkat pekerjaannya lebih kompleks.
Proyek tersebut memiliki nilai anggaran Rp 1,1 miliar. Paket pekerjaan mencakup pembangunan trotoar.
Juga penataan drainase dengan berbagai item pekerjaan sehingga tidak memungkinkan menggunakan metode mini kompetisi.
’’Trotoar ini pekerjaannya kompleks. Item pekerjaannya banyak, jadi tidak bisa menggunakan mini kompetisi,’’ jelasnya.
Penataan akan dilakukan sepanjang 263 meter di sisi utara Jalan Gus Dur.
Lokasinya dimulai dari depan Kantor Dinas PPKB PPPA hingga simpang lampu lalu lintas di depan Stadion Merdeka Jombang.
Pekerjaan tidak dilakukan dengan membongkar seluruh trotoar yang sudah ada.
Perkim hanya akan melakukan pembongkaran pada titik-titik tertentu untuk mempertahankan konstruksi lama yang masih layak.
’’Jadi sifatnya spot-spot saja. Tidak semua dibongkar karena ada konstruksi lama yang masih dipertahankan,’’ terangnya.
Konsep penataan trotoar sisi utara tetap diselaraskan dengan pembangunan sebelumnya. Menggunakan material batu alam.
Baca Juga: Pemdes Tambakrejo Jombang Buka Layanan Jemput Bola Bayar PBB, Warga Tak Perlu Lagi ke Kantor
Hanya saja, pada paket pekerjaan kali ini belum dilengkapi lampu hias seperti yang terpasang di sisi selatan.
’’Konsepnya tetap sama menggunakan batu alam, hanya tidak ada lampunya,’’ ucapnya.
Meski belum dipasang lampu, Perkim telah menyiapkan dudukan tiang sebagai antisipasi apabila pada masa mendatang pemerintah memutuskan memindahkan sebagian lampu dari sisi selatan ke sisi utara.
’’Sudah kami siapkan dudukannya. Kalau nanti ada kebijakan memindahkan sebagian lampu ke sisi utara, tinggal dipasang tanpa membongkar lagi,’’ paparnya. (yan/jif)
Editor : Ainul Hafidz