JombangBanget.id – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro terus mendorong tumbuhnya pelaku usaha mikro baru melalui Program Desa Mantra.
Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Keterampilan Pembuatan Olahan Kue di Balai Desa Kayen, Senin-Selasa (6–7/7). Diikuti warga dari tiga desa. Rinciannya, Desa Kayen Kecamatan
Bandarkedungmulyo, Desa Balongsari Kecamatan Megaluh, dan Desa Jatiganggong Kecamatan Perak.
’’Program ini merupakan salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Jombang dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa,’’ kata Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Jombang, Hari Purnomo.
Baca Juga: Lelang Ulang Asbrak Pasar Ploso Tertunda, Disdagrin Jombang Tunggu Administrasi Aset
Melalui pelatihan keterampilan pembuatan olahan kue, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha secara mandiri.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Desa Mantra yang bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus menciptakan pelaku usaha baru di tingkat desa.
’’Pelatihan ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan target Satu Dusun Satu Wirausaha Baru,’’ terangnya.
Program tersebut diharapkan mampu membuka peluang usaha baru yang berkelanjutan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
’’Kami ingin setiap dusun memiliki minimal satu pelaku usaha baru yang lahir dari program ini. Dengan begitu, ekonomi desa akan semakin bergerak, lapangan kerja bertambah, dan kesejahteraan masyarakat ikut meningkat,’’ paparnya.
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi teori sekaligus praktik pembuatan berbagai produk olahan kue yang memiliki nilai jual.
Peserta juga dibekali pengetahuan mengenai pengemasan produk, menjaga kualitas, hingga strategi pemasaran agar usaha yang dirintis dapat berkembang.
Program satu dusun satu wirausaha di Dinas Koperasi dan Usaha Mikro diusulkan oleh desa melalui Program Desa Mantra. Desa pengusul berjumlah 64 desa dan 225 dusun.
Pelatihan keripik diusulkan 14 desa 4 dusun. Pelatihan pembuatan kue 47 desa 168 dusun. Pelatihan pembuatan sarung di 3 desa 10 dusun. Pelatihan keripik telah dilaksanakan di bulan Juni.
Baca Juga: BLT Buruh Tani Cengkeh Jombang Cair, 1.182 Penerima di Bareng dan Wonosalam
Pelatihan tersebut tidak berhenti pada pemberian keterampilan semata. Dinas Koperasi dan Usaha Mikro akan terus melakukan pendampingan agar para peserta mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.
’’Harapan kami, setelah mengikuti pelatihan ini para peserta benar-benar mempraktikkan ilmu yang diperoleh. Pemerintah daerah juga akan terus memberikan pendampingan sehingga usaha yang dirintis dap\at berkembang dan menjadi penggerak ekonomi di desa masing-masing,’’ paparnya. (wen/jif)
Editor : Ainul Hafidz