JombangBanget.id - Pemkab Jombang mulai mematangkan proyek lanjutan penataan trotoar dan drainase di Jalan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sisi utara.
Saat ini, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) masih menyusun dokumen perencanaan teknis yang ditargetkan rampung bulan ini agar pekerjaan fisik bisa dimulai pada September mendatang.
Kepala Dinas Perkim Jombang Dian Rahmad Subekti melalui Kabid Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum Sri Rahayu mengatakan, penyusunan dokumen perencanaan ditargetkan selesai dalam satu bulan.
”Sekarang masih menyusun perencanaan teknis. Dijadwalkan satu bulan, atau Juli ini selesai," katanya.
Baca Juga: Pemkab Jombang Gandeng Konsultan, Percepat Perpanjangan HGU Perumda Perkebunan Panglungan
Setelah dokumen rampung, berkas akan diserahkan ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdakab Jombang untuk proses tender. Jika seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal, pekerjaan konstruksi mulai dikerjakan pada September.
”Setelah itu akan kami serahkan ke Bagian PBJ untuk proses tender, sehingga September sudah mulai fisiknya," imbuhnya.
Paket pekerjaan tahun ini tidak hanya mencakup perbaikan trotoar, tetapi juga pemeliharaan drainase. Penanganan saluran dilakukan pada titik-titik yang mengalami kerusakan, sedangkan trotoar akan diperbaiki di seluruh ruas yang menjadi sasaran proyek.
”Drainasenya yang rusak akan dilakukan pemeliharaan per spot, tetapi trotoarnya akan kami perbaiki semua,” ujarnya.
Untuk konstruksi drainase, tim perencana masih mematangkan desain teknis. Salah satu opsi yang disiapkan adalah penggunaan box culvert.
Namun, tidak seluruh saluran akan menggunakan konstruksi tersebut karena kondisinya masih dinilai cukup baik.
”Masih disusun perencanaannya. Rencana memakai box culvert, tetapi tidak semua karena relatif masih bagus," katanya.
Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Pemkab Jombang, paket perencanaan pemeliharaan drainase dan trotoar Jalan KH Abdurrahman Wahid sisi utara memiliki pagu anggaran Rp 58,4 juta. Paket tersebut dimenangkan CV Mahesa Consultant dengan nilai penawaran Rp 58 juta.
Baca Juga: Sidang Kasus Pembunuhan Tembelang Jombang, Terdakwa Mengaku Bunuh Bibi karena Bisikan Gaib
Sementara itu, anggaran konstruksi proyek mencapai Rp 1,1 miliar yang bersumber dari APBD 2026. Penanganan lanjutan itu mencakup ruas sepanjang sekitar 225 meter di sisi utara Jalan Gus Dur.
Penataan trotoar Jalan Gus Dur dilakukan bertahap sejak 2023. Tahap pertama menyasar sisi selatan dengan anggaran Rp 3,2 miliar.
Selanjutnya, pekerjaan berlanjut di sisi utara pada 2025 dengan anggaran Rp 1,6 miliar.
Tahun ini, proyek diteruskan melalui pemeliharaan trotoar dan drainase di ruas yang belum tertangani. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz