JombangBanget.id - Proyek pemarkaan jalan di Kabupaten Jombang mulai dikerjakan sejak Jumat (26/6).
Selain menyasar ruas jalan utama dalam kota, pekerjaan juga difokuskan di sejumlah sekolah yang mengajukan permintaan pemasangan zebra cross.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Lalu Lintas Yohan Kartika mengatakan, pengerjaan dilakukan di beberapa titik sekaligus sesuai kebutuhan di lapangan.
”Sudah dimulai sejak Jumat. Lokasinya ada di dalam kota dan beberapa sekolah. Karena banyak permintaan dari sekolah untuk zebra cross,” katanya.
Baca Juga: Perbup LP2B Jombang Masih Digodok di Kementerian ATR/BPN, Luas Lahan Dilindungi Berpotensi Bertambah
Menurut dia, titik sekolah yang menjadi sasaran tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Bareng, Mojoagung, dan wilayah lainnya.
Pekerjaan di sekolah menjadi prioritas tambahan di luar ruas jalan utama perkotaan.
Pengerjaan diperkirakan memakan waktu sekitar satu bulan sesuai kontrak. Namun, penyebaran titik pekerjaan membuat proses di lapangan membutuhkan waktu lebih lama.
”Berdasarkan jadwal kontrak sampai Juli, sekitar satu bulan. Agak lama karena lokasinya berbeda-beda. Kalau di dalam kota satu kawasan, sedangkan sekolah-sekolah terpencar,” imbuhnya.
Di wilayah Kota Jombang, pemarkaan dilakukan di sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan dr Soetomo, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), dan Jalan Ahmad Yani.
”Pekerjaannya di ruas-ruas jalan utama dalam kota,” ujarnya.
Proyek tersebut dikerjakan CV Arkedi Lancar Sentosa asal Sidoarjo dengan nilai kontrak Rp 248.284.800.
Seperti diberitakan sebelumnya, tahun ini Pemkab Jombang melakukan pemarkaan jalan di 17 titik dalam satu paket pekerjaan.
Baca Juga: Student Journalism: Kepemimpinan Perempuan Pertama di Sekolah
Mayoritas berada di kawasan perkotaan karena kondisi marka jalan sudah memudar dan perlu segera diperbaiki.
Selain di Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Gus Dur, dan Jalan dr Soetomo, pekerjaan juga mencakup Jalan Teuku Umar, Jalan Untung Suropati, hingga kawasan Masjid Jami’ At Taqwa, Desa Bareng, Kecamatan Bareng.
Pekerjaan meliputi pengecatan marka tengah, zebra cross, dan stop line untuk meningkatkan keselamatan serta ketertiban lalu lintas. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz