Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jombang Eco Creative 2026, Pemkab Gaungkan Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Achmad RW • Senin, 29 Juni 2026 | 07:03 WIB
Jombang Eco Creative (JEC) 2026 di RTH Kebonratu, Sabtu (27/6). (Achmad RW/Radar Jombang)
Jombang Eco Creative (JEC) 2026 di RTH Kebonratu, Sabtu (27/6). (Achmad RW/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Kabupaten Jombang tahun ini dikemas lebih semarak.

Melalui Jombang Eco Creative (JEC) 2026, Pemkab Jombang tidak hanya menggelar berbagai kegiatan bertema lingkungan, tetapi juga mengajak masyarakat membangun budaya hidup ramah lingkungan melalui kolaborasi lintas sektor.

Kegiatan yang digelar di Taman Kebon Ratu, Sabtu (27/6), itu diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai pelaku industri, komunitas lingkungan, sekolah hingga organisasi perangkat daerah. Beragam kegiatan digelar, seperti pameran produk berbasis lingkungan, lomba inovasi, hingga pemberian penghargaan kepada pegiat kebersihan.

Pembukaan JEC ditandai dengan pelepasan burung merpati oleh Bupati Jombang Warsubi, Sekdakab Agus Purnomo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum, serta sejumlah kepala OPD.

Baca Juga: Pemkab Jombang Kekurangan ASN, Banyak Kepala Bidang Tak Punya Staf

Bupati Jombang Warsubi menegaskan, peringatan Hari Lingkungan Hidup tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Menurutnya, tantangan lingkungan yang semakin kompleks membutuhkan aksi nyata yang dilakukan secara berkelanjutan.

Krisis iklim harus dihadapi dengan langkah-langkah konkret yang inovatif, dilakukan secara konsisten, serta didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Warsubi mengatakan, menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, pemerintah terus mendorong keterlibatan masyarakat, dunia usaha, lembaga pendidikan, hingga komunitas dalam membangun green lifestyle.

Selain itu, pendidikan lingkungan juga dinilai perlu terus diperkuat melalui Program Adiwiyata agar mampu melahirkan generasi yang peduli terhadap kelestarian alam sejak usia dini.

”Ayo kita membiasakan langkah sederhana yang berdampak besar, seperti menghemat listrik dan air, menanam pohon, mengurangi penggunaan kendaraan bermotor, serta memilah dan mengelola sampah dari rumah,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Jombang Miftahul Ulum menjelaskan, Jombang Eco Creative merupakan puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang telah berlangsung selama beberapa pekan.

Berbagai kegiatan sebelumnya telah digelar, mulai aksi bersih-bersih di Pasar Ploso hingga sejumlah kompetisi yang melibatkan sekolah, komunitas lingkungan, dan masyarakat.

Baca Juga: Hujan di Musim Kemarau Picu Ancaman Wereng, Petani Jombang Mulai Waspada

Mulai lomba yel-yel, inovasi lingkungan, lomba video kreatif, hingga fashion show berbahan pakaian daur ulang sampah. Ini menjadi ruang bagi para pegiat lingkungan untuk menunjukkan kreativitas sekaligus mengedukasi masyarakat,” jelasnya.

Melalui Jombang Eco Creative, Pemkab Jombang berharap semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat.

Kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian diharapkan menjadi fondasi untuk mewujudkan Jombang yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Jombang Eco Creative #hari lingkungan hidup #jec #Jombang