Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Disperpusip Jombang Perkuat Literasi Informasi untuk Tangkal Hoaks di Era Digital

Wenny Rosalina • Kamis, 25 Juni 2026 | 07:21 WIB
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono. (Wenny Rosalina/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang terus berupaya meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring dan memanfaatkan informasi melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi yang digelar di ruang Setjo Adiningrat Kantor Pemkab Jombang Selasa (23/6) dan Rabu (24/6).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut diikuti berbagai kalangan mulai pelajar, mahasiswa, guru, pustakawan hingga pegiat literasi dari berbagai latar belakang.

’’Literasi informasi menjadi kemampuan yang sangat penting dimiliki setiap individu. Bukan hanya kemampuan mencari informasi, tetapi juga memahami, menilai, mengolah, dan memanfaatkan informasi secara tepat. Guna mendukung pengambilan keputusan dalam kehidupan sehari-hari,’’ kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang, Thonsom Pranggono, saat membuka Bimtek Literasi Informasi.

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat membawa kemudahan masyarakat dalam memperoleh informasi.

Baca Juga: SPMB SD Jombang, Jalur Domisili Sebaran Disebut Jadi Golden Ticket bagi Warga Sekitar Sekolah

Namun kondisi tersebut juga menghadirkan tantangan berupa maraknya informasi yang belum tentu benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan menghadirkan dua narasumber. Kepala Perpustakaan ITS, Agus Santoso. Serta dosen Prodi Ilmu Perpustakaan Universitas Brawijaya, Endry Putra.

Materi yang diberikan terkait keterampilan menemukan sumber informasi terpercaya. Membedakan fakta dan opini.

Hingga penggunaan informasi secara bijak, etis, dan bertanggung jawab. 

’’Perpustakaan memiliki peran strategis sebagai pusat informasi, pembelajaran, dan pemberdayaan masyarakat,’’ ungkapnya.

Karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jombang terus menghadirkan berbagai program penguatan budaya literasi.

Termasuk literasi informasi sebagai bekal masyarakat menghadapi perkembangan zaman.

”Melalui bimtek ini kami berharap peserta dapat meningkatkan keterampilan dalam menemukan sumber informasi yang terpercaya serta menggunakan informasi secara bijak dan bertanggung jawab,’’ ungkapnya.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur masyarakat. Seperti pustakawan, guru, mahasiswa, pelajar, serta pegiat literasi dari berbagai komunitas dan profesi.

Baca Juga: Hari Terakhir SPMB SMP di Jombang, Puluhan Kursi Jalur Domisili SMPN 1 Masih Kosong

Kegiatan diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan budaya membaca dan literasi masyarakat di Kabupaten Jombang.

’’Harapan saya seluruh masyarakat Kabupaten Jombang tingkat kegemaran membacanya tinggi, pemahaman literasinya juga bagus. Sehingga tercipta kondisi masyarakat yang nyaman dan aman dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari di lingkungan masing-masing,’’ paparnya.

Ia juga berharap kegiatan literasi yang terus digencarkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat ke perpustakaan.

Budaya memanfaatkan perpustakaan perlu dikenalkan sejak dini agar masyarakat terbiasa memperoleh informasi dari bahan bacaan yang berkualitas.

’’Harapan kami perpustakaan dikenalkan sejak dini. Biar anak-anak kita dan seluruh warga mendapatkan informasi dari kegiatan membaca. Dengan begitu minat kunjungan ke perpustakaan juga semakin meningkat,’’ ungkapnya. (wen/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#hoaks #literasi #Jombang #era digital #Disperpusip Jombang