JombangBanget.id – Permasalahan genangan air di kawasan perkotaan jadi perhatian Pemkab Jombang.
Setelah sebelumnya merehabilitasi trotoar dan drainase di ruas Jalan RE Martadinata hingga Jalan Ahmad Yani, penanganan serupa akan dilanjutkan ke Jalan Buya Hamka pada 2027 mendatang.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Dian Kusuma Rahmad Subekti mengatakan, pihaknya telah menyiapkan rencana rehabilitasi trotoar sekaligus drainase di kawasan tersebut dengan estimasi anggaran sekitar Rp 3 miliar.
Menurut dia, program ini merupakan bagian dari penanganan berkelanjutan karena genangan di kawasan kota belum sepenuhnya teratasi.
Baca Juga: Niat Hindari Penyeberang, Pikap Malah Nyelonong Hantam Toko di Jombang
”Memang setelah rehabilitasi trotoar dan drainase di Jalan RE Martadinata, kondisi genangan sudah jauh berkurang. Kalau dulu air lama surut, sekarang lebih cepat. Namun saat hujan dengan intensitas tinggi masih ditemukan genangan," ujarnya.
Dian menjelaskan, pembangunan di Jalan Buya Hamka belum bisa dilaksanakan pada 2026 karena masih menunggu evaluasi hasil pekerjaan sebelumnya di kawasan RE Martadinata hingga Ahmad Yani.
Dari hasil pemantauan sementara, drainase yang telah dibangun terbukti mempercepat aliran air, meski genangan masih muncul saat hujan deras.
”Karena masih ada genangan meskipun surutnya lebih cepat, maka perlu dilakukan penanganan lanjutan. Salah satunya melalui rehabilitasi trotoar dan drainase di Jalan Buya Hamka," terangnya.
Terkait anggaran, Dian menyebut angka Rp 3 miliar masih bersifat rencana dan saat ini masih dibahas bersama DPRD Jombang, termasuk kemungkinan penyesuaian akibat efisiensi belanja daerah.
Meski demikian, ia menegaskan fungsi utama proyek tetap menjadi prioritas.
”Kami masih menunggu hasil pembahasan. Kalau nanti ada efisiensi anggaran, tentu akan kami sesuaikan. Namun yang terpenting fungsi drainase tetap maksimal sehingga dapat mengurangi genangan yang selama ini masih terjadi," pungkasnya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz