Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Meterisasi PJU di Jombang Mulai Jalan, 10 Titik di Ngoro Jadi Sasaran

Ainul Hafidz • Sabtu, 16 Mei 2026 | 06:58 WIB
ILUSTRASI: Petugas Dishub Jombang melakukan penangnan PJU yang baru saja terpasang dari anggaran 2025.
ILUSTRASI: Petugas Dishub Jombang melakukan penangnan PJU yang baru saja terpasang dari anggaran 2025.

JombangBanget.id – Upaya Pemkab Jombang mengubah sistem penerangan jalan umum (PJU) dari abonemen atau non-meter menjadi meterisasi mulai memasuki tahap persiapan teknis.

Hingga awal Mei, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang sudah berkoordinasi dengan PLN ULP Ngoro terkait titik lokasi hingga kebutuhan biaya pemasangan.

’’Proses meterisasi sempat terkendala karena di lapangan belum tersedia box meter listrik untuk pemasangan meter PLN,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan Jombang, Sugianto, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika, (14/5).

Dishub diminta lebih dahulu menyediakan box panel meter sebelum pemasangan meterisasi dilakukan PLN. Saat ini proses pengadaan box panel masih berlangsung.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Jombang, Tiga Remaja Bonceng Tiga Tewas usai Ditabrak Truk Fuso yang Kabur

’’Sekarang kami masih pengadaan barang untuk box panel. Kalau box sudah terpasang, baru meteran listrik dipasang PLN,’’ imbuhnya.

Di wilayah kerja PLN ULP Ngoro, terdapat 10 titik panel PJU yang akan dimeterisasi. Setiap panel membutuhkan box meter dengan biaya sekitar Rp 5 juta hingga Rp 6 juta.

’’Kalau 10 titik, kebutuhan box panel sekitar Rp 50 juta,’’ ujarnya.

Biaya tersebut belum termasuk iuran atau jaminan pelanggan (JPL) kepada PLN yang nilainya Rp 1 juta per titik, menyesuaikan kapasitas daya listrik masing-masing panel.

Kapasitas daya di wilayah Ngoro tergolong besar karena masih menggunakan jaringan lama.

Sebagian panel memiliki daya 5.500 VA (volt ampere) dan 3.300 VA.

Sementara jaringan PJU yang baru umumnya menggunakan lampu LED dengan daya sekitar 2.200 VA.

’’Di Ngoro ini dayanya besar karena masih jaringan lama,’’ ucapnya.

10 titik panel tersebut tersebar di sejumlah ruas jalan panjang di wilayah Ngoro hingga perbatasan Kabupaten Kediri.

”Mulai Pulorejo, Ngoro sampai arah Kandangan itu terdiri dari beberapa panel,” ungkapnya.

Baca Juga: Grida Jombang Gulirkan Turnamen Futsal GFC 2026, Jadi Ajang Cari Bibit Atlet

Dishub menargetkan, proses meterisasi mulai dieksekusi bulan ini. Sebab, pemasangan box panel diperkirakan tidak memerlukan waktu lama.

’’Yang lama sebenarnya hanya merakit box meteran. Setelah terpasang, PLN tinggal memasang meteran listriknya,’’ urainya.

Dalam proses ini, jaringan kabel dan instalasi lama tetap digunakan.

Perubahan hanya dilakukan pada sistem pencatatan konsumsi listrik, dari pola abonemen menjadi meterisasi.

Dengan percepatan program tersebut, pemerintah daerah berharap belanja listrik PJU menjadi lebih tertib, transparan, dan efisien. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#abonemen #Dishub Jombang #pju #meterisasi #Jombang