Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jombang Coffe Festival 2026 Sukses Digelar, Dorong Ekosistem Kopi Berkelanjutan

Ainul Hafidz • Selasa, 28 April 2026 | 04:31 WIB

 

SUKSES: Sekdakab Jombang Agus Purnomo bersama para juara Barista Competition dalam Jombang Coffe Festival, Minggu (27/4). (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
SUKSES: Sekdakab Jombang Agus Purnomo bersama para juara Barista Competition dalam Jombang Coffe Festival, Minggu (27/4). (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Dinas Pertanian (Disperta) Jombang sukses menggelar Jombang Coffe Festival 2026, Minggu (27/4).

Mengusung tema Roots, Ritual, Revival mengajak mengangkat akar tradisi kopi Jombang dan penguatan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir.

Suasana gerimis menyelimuti Pendopo Kabupaten Jombang dan Alun-Alun Jombang, Minggu (27/4) malam, tidak mengurangi semarak Jombang Coffee Festival 2026.

Sejak pagi hingga malam, ratusan pengunjung memadati lokasi untuk menikmati ragam sajian kopi lokal sekaligus mengikuti berbagai rangkaian kegiatan.

Baca Juga: Pemprov Jatim Kucurkan Rp 7,8 Miliar untuk Desa di Jombang, Berikut Rinciannya

Festival yang menghadirkan puluhan stan ini mempertemukan petani kopi, pelaku UMKM, barista, komunitas kreatif, hingga peneliti.

Salah satu agenda yang menyedot perhatian adalah Barista Competition yang menampilkan keterampilan meracik kopi dari para peserta.

Kepala Disperta Jombang, M. Rony, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pengembangan kopi daerah, khususnya dari kawasan Wonosalam.

”Alhamdulillah, kegiatan satu hari dari pagi sampai malam ini diikuti banyak stan yang turut membesarkan kopi. Ini kegiatan luar biasa dan didukung penuh pimpinan DPRD Jombang,” ujarnya.

Mengusung tema Roots, Ritual, Revival, festival ini bertujuan mengangkat kembali akar tradisi kopi Jombang sekaligus mendorong penguatan ekosistem kopi dari hulu hingga hilir.

”Selain sebagai komoditas ekonomi, kopi juga diposisikan sebagai bagian dari nilai budaya, kebersamaan, dan kreativitas generasi muda,” imbuhnya.

Rony menjelaskan, potensi kopi Jombang terus berkembang. Berdasarkan data 2025, luas areal kopi mencapai 1.958 hektare, terdiri dari robusta 1.173,3 hektare, excelsa 667,91 hektare, dan arabika 117 hektare.

Produksi kopi tercatat mencapai 1.371 ton per tahun.

”Dengan pendataan dan penjadwalan tanam yang baik, hal ini dapat menjadi informasi bagi investor untuk menentukan waktu pengambilan kopi Jombang secara tepat,” imbuhnya.

Baca Juga: SDN Jombatan 3 Jombang Unjuk Gigi di LKBB Jatim 2026, Bawa Pulang 13 Penghargaan

Pemkab lanjut Rony, juga terus melakukan penguatan sektor kopi melalui berbagai program sejak 2017 hingga 2025, antara lain bantuan alat pertanian dan pelatihan bagi petani.

Selain itu, pembangunan rumah produksi dilakukan untuk mendukung pengolahan pascapanen.

”Harapannya kopi tidak langsung dijual, tetapi diolah terlebih dahulu. Saat harga tinggi, baru dilepas sehingga berpengaruh terhadap nilai jual,” ujarnya.

Festival ini juga menjadi sarana promosi dan edukasi untuk memperluas pasar kopi Wonosalam serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk lokal.

Sementara itu, Sekdakab Jombang Agus Purnomo yang hadir bersama Ketua DPRD Hadi Atmaji dan jajaran Forkopimda mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia menilai sektor perkebunan di Jombang menunjukkan tren positif dengan potensi besar dari komoditas unggulan seperti tembakau, tebu, kopi, dan kakao.

”Jombang Coffee Festival merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pengembangan sektor perkebunan, khususnya kopi di Kecamatan Bareng dan Wonosalam,” ujarnya.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu mendorong keterlibatan generasi muda sebagai agropreneur dalam pengembangan sektor hilir, mulai dari pengolahan, branding, hingga pemasaran produk kopi bernilai tambah.

Ke depan, festival ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi dapat digelar lebih rutin.

”Sebagai upaya memperkuat kopi Jombang sebagai komoditas unggulan yang berdaya saing dan berkelanjutan. Sekaligus penggerak pertumbuhan masyarakat mewujudukan Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” katanya. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#jombang coffe festival #Wonosalam #Jombang #Kopi #disperta jombang