JombangBanget.id – Pemkab Jombang kembali menorehkan prestasi bergengsi di tingkat nasional.
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) 2025, Jombang menempati peringkat keempat terbaik nasional kategori kabupaten.
Penghargaan diserahkan dalam upacara peringatan Hari Otonomi Daerah (Otoda) ke-30 di Plaza Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (27/4).
Bupati Jombang Warsubi menerima piagam penghargaan dari Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya.
Baca Juga: Akhir Pelarian Sopir Truk Nakal, Jual Muatan Lalu Tinggalkan Truk di Jombang
Capaian tersebut sekaligus menempatkan Jombang pada kategori nilai ’’tinggi’’ dengan skor 3,5962.
Penilaian ini menjadi pengakuan pemerintah pusat atas kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah sepanjang 2025 yang dinilai efektif, transparan, dan akuntabel.
’’Alhamdulillah, penghargaan ini hasil kerja keras seluruh OPD (organisasi perangkat daerah) bersama dukungan masyarakat. Ini bukti komitmen kita menjalankan pemerintahan yang bersih dan berorientasi pelayanan diakui di tingkat nasional,’’ kata Warsubi usai menerima penghargaan.
Dalam penilaian EPPD, Jombang dinilai berhasil mengimplementasikan otonomi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta kualitas pelayanan publik.
Hasil tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 100.2.7-739 Tahun 2026.
Warsubi menegaskan, capaian ini menjadi pemacu untuk terus berinovasi.
Pemkab Jombang akan mengoptimalkan potensi daerah melalui kebijakan yang berpihak pada masyarakat.
’’Mari jadikan momentum ini untuk terus berinovasi demi Jombang yang lebih maju dan sejahtera. Mohon doa dan dukungan masyarakat,’’ ungkapnya.
Upacara Hari Otonomi Daerah ke-30 dimulai pukul 08.00 WIB yang dipimpin Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya.
Dalam amanatnya, dia menekankan pentingnya penguatan sinergi pusat dan daerah untuk mewujudkan visi Asta Cita.
Baca Juga: Kotak Amal Dikuras, Dua Tempat Ibadah di Gudo Jombang Jadi Sasaran Maling
Pada kesempatan tersebut, penghargaan EPPD 2025 diberikan kepada 5 gubernur, 9 wali kota, dan 15 bupati dari seluruh Indonesia.
Termasuk kepada Bupati Jombang Warsubi. (ang/jif)
Editor : Ainul Hafidz