Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bukan Main! RSUD Jombang Berencana Ajukan Utang Rp 400 Miliar untuk Bangun Gedung 10 Lantai

Anggi Fridianto • Sabtu, 18 April 2026 | 17:03 WIB
Ilustrasi proyek gedung 10 lantai RSUD Jombang. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)
Ilustrasi proyek gedung 10 lantai RSUD Jombang. (Ainul Hafidz/AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – RSUD Jombang berencana membangun gedung 10 lantai dengan skema anggaran mengajukan pinjaman ke Kemenkeu senilai Rp 400 miliar.

Gedung itu akan dibangun di lahan eks Dinas Kesehatan (Dinkes) yang berada di belakang area rumah sakit.

’’Proposal sudah mencapai sekitar 90 persen dan segera diajukan untuk mendapatkan persetujuan Abah Bupati Warsubi,’’ kata Direktur RSUD Jombang, Pudji Umbaran.

Awalnya, bangunan hanya dirancang tujuh lantai. Namun setelah dilakukan penghitungan kebutuhan ruang dan fasilitas parkir, jumlah lantai ditambah menjadi 10.

’’Kami rencanakan 10 lantai agar kebutuhan parkir bisa tertampung, baik roda dua maupun roda empat,’’ katanya.

Baca Juga: Student Journalism Jombang: Lolos SNBP Jalur Langit

Gedung tersebut tidak hanya difungsikan sebagai area parkir, tetapi juga untuk mendukung layanan kesehatan.

Konsep pembangunan vertikal dipilih karena keterbatasan lahan yang tersedia.

Lokasi proyek berada di lahan eks Dinkes dengan ukuran sekitar 25 x 150 meter.

Untuk merealisasikan proyek tersebut, RSUD Jombang berencana menggunakan skema pembiayaan melalui pinjaman ke Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Nilai anggaran yang diajukan diperkirakan mencapai Rp 400 miliar.

’’Estimasi yang kami buat dalam proposal kurang lebih sekitar Rp 400 miliar. Kami akan mengangsur selama 10 tahun ke depan, jadi setiap tahun sekitar Rp 40 miliar. Insya Allah rumah sakit mampu,’’ terangnya.

Skema pembayaran dirancang setelah gedung selesai dibangun dan mulai difungsikan.

Dengan begitu, angsuran tidak langsung membebani operasional rumah sakit.

Baca Juga: Peringati Hari Pendengaran Sedunia, RSUD Jombang Beri Layanan Cek Telinga Gratis

Pudji menegaskan, pembangunan tidak dilakukan langsung oleh pihak RSUD. Melainkan dilakukan pemerintah pusat yang akan menangani perencanaan teknis hingga pelaksanaan proyek.

’’Untuk perencanaan detail seperti DED dan pelaksanaan pembangunan dilakukan kementerian. Kami nanti menerima dalam kondisi jadi dan langsung menggunakan,’’ ungkapnya. (ang/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#gedung 10 lantai #RSUD Jombang #Jombang #kemenkeu #utang