Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Inspektorat Jombang Panggil Disdagrin dan Penyedia, Dalami Kerusakan Pasar Ploso

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 2 April 2026 | 15:43 WIB

 

Kondisi Pasar Ploso, Jombang, yang rusak.
Kondisi Pasar Ploso, Jombang, yang rusak.

 

JombangBanget.id - Inspektorat Kabupaten Jombang bergerak cepat menindaklanjuti kerusakan bangunan Pasar Ploso yang kembali terjadi meski proyek baru rampung.

Pendalaman dilakukan menyeluruh dengan memanggil seluruh pihak yang terlibat dalam proyek tersebut.

Pantauan di lokasi, Rabu (1/4) kerusakan bangunan Pasar Ploso  belum mendapat penanganan maksimal.

Fasad pasar masih porak-poranda usai dihempas angina kencang Senin (30/3) sore. Irban Bidang Pembangunan Inspektorat Kabupaten Jombang, Setiawan Afandi, menegaskan pihaknya telah mengundang semua pihak terkait untuk dimintai penjelasan secara komprehensif.

”Mulai dari konsultan perencana, pengawas, pelaksana, hingga PPTK dan PPK sudah kami undang. Kami minta mereka memaparkan desain, pelaksanaan, hingga proses pengawasan,” jelasnya.

Menurutnya, evaluasi tidak hanya berhenti pada identifikasi kerusakan, tetapi juga menyasar aspek teknis yang lebih mendalam.

Inspektorat memberikan sejumlah catatan penting sebagai langkah korektif.

Di antaranya, perlunya penghitungan ulang kekuatan struktur bangunan serta penyusunan desain perkuatan oleh konsultan perencana.

Proses tersebut harus melalui persetujuan dan pengawasan ketat agar hasil perbaikan benar-benar sesuai standar teknis.

”Langkah ini diharapkan menjadi titik balik pembenahan proyek, sekaligus menjawab keraguan publik terhadap kualitas pembangunan Pasar Ploso yang semestinya menjadi pusat ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Anjik Eko Saputro, membenarkan adanya kerusakan dan memastikan kontraktor telah dipanggil untuk bertanggung jawab.

Selain itu, pihaknya juga mendesak kontraktor untuk segera melakukan perbaikan.

”Kontraktor sudah kami minta segera melakukan perbaikan dan menyanggupi mulai Kamis (2/4),” ujarnya.

Ia menegaskan, kewajiban perbaikan sepenuhnya berada di tangan kontraktor karena proyek masih dalam masa pemeliharaan.

”Masih masa pemeliharaan, jadi itu wajib diperbaiki oleh kontraktor,” tegasnya.

Sebelumnya, proyek rehabilitasi Pasar Ploso tengah disorot, menyusul insiden runtuhnya kanopi pasar sepanjang 15 meter pada pertengahan Maret lalu.

Padahal pasar daerah tersebut baru saja direhab hingga menelan anggaran mencapai skeitar Rp 3,9 miliar.

Belum juga tuntas diperbaiki, kini disusul kerusakan pada bagian fasad pasar akibat disapu angin kencang pada Senin (30/3) sore.

Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dari dua insiden horor ini. 

Sejumlah pedagang mengaku waswas. Sementara kalangan DPRD mendorong agar dilakukan audit menyeluruh.

Diketahui, proyek rehabilitasi Pasar Ploso dikerjakan sejak 18 Juli 2025 oleh CV Panama Karya dengan pengawasan PT Concept Design Architect.

Nilai kontraknya mencapai Rp 3,94 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #inspektorat #Penyedia #audit #pasar ploso