JombangBanget.id – Pemerintah Kabupaten Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 420 juta untuk program bantuan sosial (bansos) bagi penyandang disabilitas pada tahun ini.
Dana tersebut disalurkan kepada 1.800 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di berbagai wilayah.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Jombang Agung Hariadi mengatakan, hingga saat ini realisasi penyaluran bantuan telah mencapai 85,7 persen dari total penerima yang telah terdata.
”Bansos disabilitas telah berhasil disalurkan 85,7 persen kepada seluruh KPM yang terdaftar,” ujarnya.
Menurut Agung, anggaran ratusan juta rupiah tersebut digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyandang disabilitas.
Penyaluran bantuan juga dilakukan secara bertahap agar dapat menjangkau seluruh penerima manfaat secara merata.
Dalam proses distribusi, Dinsos tidak hanya menyalurkan bantuan secara administratif.
Pihaknya juga melakukan pendekatan persuasif dan pendampingan kepada penerima manfaat, mengingat sebagian penyandang disabilitas memiliki keterbatasan mobilitas.
”Pendampingan dilakukan agar bantuan benar-benar sampai kepada penyandang disabilitas yang berhak menerima,” jelasnya.
Ia menambahkan, kelancaran penyaluran bantuan juga tidak lepas dari dukungan berbagai pihak di tingkat desa.
Mulai dari keluarga penerima, pendamping sosial, hingga aparat pemerintah desa yang ikut membantu proses distribusi bantuan.
Baca Juga: Penyaluran Bansos Jombang Tembus 98 Persen, 17.205 KPM Sudah Terlayani
”Dukungan dari keluarga, pendamping sosial, serta aparat desa sangat membantu proses penyaluran sehingga distribusinya berjalan lancar,” katanya. (yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz