JombangBanget.id – Jembatan yang berlubang hingga membuat akses warga di Dusun Kempreng, Desa Latsari, Kecamatan Mojowarno, Jombang terputus tak bisa lagi diperbaiki.
Jembatan itu harus diganti jembatan baru.
Namun, karena dana yang dibutuhkan cukup besar, Pemkab Jombang berupaya minta bantuan ke Kementerian PU.
”Untuk perbaikan memang masih dalam usulan kami, tahun ini ada kegiatan Kementerian PU di situ, kita coba untuk usulkan,” terang Plt (Pelaksana tugas) Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi.
Bustomi menjelaskan, hingga kini kondisi jembatan itu memang masih harus menggunakan penanganan darurat.
Yakni bagian yang bolong, ditutup sementara menggunakan bambu dan anyaman bambu.
”Secara teknis, memang jembatan itu usianya sudah tidak layak, harus dibangun baru, tidak bisa lagi diperbaiki,” lontarnya.
Ia menyebut, untuk membuat jembatan sebesar itu, paling tidak anggaran yang diperlukan juga cukup besar.
Bahkan dalam hitungannya, akan mencapai miliaran rupiah.
”Secara hitungan mungkin Rp 3,5 miliar untuk anggaran yang diperlukan,” tambahnya.
Karena itu, pihaknya menyebut upaya pengusulan melalui Kementerian PU akan lebih dahulu dilakukannya.
Baca Juga: Jembatan Strategis di Jombang Ini Putus, Mobilitas Warga Terganggu
”Tapi kalau memang tidak bisa ya kita upayakan untuk bisa menganggarkan di tahun 2027 mendatang,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, jembatan di jalan kabupaten Dusun Kempreng, Desa Latsari bolong hingga memutus akses warga sejak pertengahan Februari 2026 lalu.
Abutmen jembatan itu tergerus hingga membuat penyangga jembatan ambruk.
Untuk sementara, perbaikan jembatan itu dilakukan dengan menumpuk dan menata bambu sebagai struktur penahan jembatan.
Sementara di atas bambu itu, dipasang gedeg alias anyaman bambu sebagai landasan jembatan yang baru.
Dengan penanganan darurat itu, jembatan kini bisa dilintasi kembali, meskipun sangat terbatas atau hanya untuk kendaraan roda dua. (riz/fid)
Editor : Ainul Hafidz