JombangBanget.id – Hamparan aspal baru mulai terlihat di ruas jalan kabupaten Talunkidul–Kesamben, Jombang.
Di beberapa titik, pekerja sibuk menyiapkan pengecoran untuk pelebaran bahu jalan.
Proyek yang dibiayai melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) itu kini tengah berjalan dan ditargetkan rampung pada Mei mendatang.
Kades Watudakon Suharto menyampaikan pengerjaan telah dimulai sejak awal Januari. ”Iya sudah dimulai sejak awal Januari kemarin,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima pemerintah desa, masa kontrak proyek tersebut berlangsung selama lima bulan atau 150 hari kalender.
Dengan begitu, pekerjaan diperkirakan tuntas sekitar Mei.
Ruas yang diperbaiki membentang mulai perempatan Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito, hingga utara jalan tol di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben.
Selain pengaspalan, proyek ini juga mencakup pelebaran bahu jalan. ”Iya, dilebarkan kanan dan kiri satu meter bahu jalannya,” jelas Suharto.
Pantauan di lapangan menunjukkan, mulai dari depan Balai Desa Watudakon hingga perempatan menuju Desa Talunkidul, badan jalan telah diaspal.
Sementara di beberapa titik lainnya, pekerjaan pelebaran masih dalam tahap persiapan pengecoran.
Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Jombang, Imam Bustomi, membenarkan proyek tersebut sudah dikerjakan. ”Iya sudah dikerjakan,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp 15 miliar untuk perbaikan ruas sepanjang kurang lebih 3 kilometer tersebut.
Jalan akan direhabilitasi menggunakan dua lapis aspal dengan ketebalan sesuai standar teknis.
Dari sejumlah usulan, hanya satu ruas yang direalisasikan tahun ini melalui skema IJD, yakni Talunkidul–Kesamben.
”Benar, jadi untuk kelanjutan IJD yang terealisasi di tahun ini hanya satu ruas itu saja, di Talunkidul–Kesamben,” ujar Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Jombang Agung Setiaji.
Titik awal pekerjaan direncanakan dari simpang empat Dusun Sedamar, Desa Talunkidul, Kecamatan Sumobito.
Progresnya bergerak menuju Desa Madiopuro, Desa Carangrejo, hingga berakhir di Desa Watudakon, Kecamatan Kesamben. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz