JombangBanget.id - Setahun kepemimpinan Bupati Warsubi dan Wabup Salmanudin Yazid (Gus Salman), rapor Pemkab Jombang sepanjang 2025 diwarnai deretan prestasi membanggakan.
Tak tanggung-tanggung, 18 penghargaan dari level provinsi hingga nasional berhasil diraih, mencakup tata kelola pemerintahan.
Pelayanan publik, kesehatan, ekonomi kerakyatan, lingkungan hidup, hingga inovasi daerah.
Capaian pertama ditorehkan 28 April 2025 saat Bupati Warsubi meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2025 di Jakarta.
Empat BUMD Jombang ikut mengukir prestasi nasional. PT BPR Bank Jombang, Perumda Aneka Usaha Seger, RSUD Jombang, dan Perumdam Tirta Kencana. Para direktur utama juga menerima predikat TOP CEO BUMD 2025.
Sehari berselang, Pemkab Jombang meraih Terbaik III Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Jawa Timur atas kualitas perencanaan dan implementasi pembangunan.
Disusul 17 Mei 2025, Jombang kembali mempertahankan Opini WTP dari BPK RI untuk ke-12 kali berturut-turut.
Pada 20 Mei 2025, Pemkab Jombang meraih predikat Pelayanan Prima dari Kementerian PANRB.
Indeks Pelayanan Publik naik dari 4,26 (2023) menjadi 4,60, menempatkan Jombang peringkat ke-7 nasional dan ke-3 Jawa Timur.
Bidang koperasi juga bersinar. Pada 17 Juli 2025, Bupati Warsubi menerima penghargaan Tokoh Pembina Koperasi dari Gubernur Jatim.
Jombang kemudian dinobatkan sebagai Daerah Koperasi Go International 2025 berkat keberhasilan Koperasi Kopi Wonosalam menembus pasar ekspor.
Komitmen lingkungan hidup mendapat pengakuan 22 Juli 2025 melalui penghargaan Pemulihan Ekosistem dari Gubernur Jatim.
Disusul 8 Agustus 2025, Jombang mempertahankan predikat Kabupaten Layak Anak kategori Madya.
Pada 28 Agustus 2025, Bupati Warsubi menerima Baznas Award kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat.
Oktober, Jombang meraih Juara III Penyelenggaraan Nama Rupabumi Tingkat Jawa Timur.
Upaya percepatan penurunan stunting menjadi sorotan. Pada 21 Oktober 2025, Jombang menerima penghargaan dari ADINKES atas penurunan angka stunting dari 22,1 persen (2022) menjadi 17,2 persen (2024). Data aplikasi Si Gizi Kesga Kemenkes mencatat penurunan signifikan hingga 3,68 persen per Oktober 2025. Program Besut Buka Gerbang Emas dan Anting Berlian menjadi motor utama.
Keberhasilan ini diperkuat 12 November 2025 saat Menteri Kesehatan RI memberikan penghargaan Intervensi Spesifik Terbaik Regional 1.
Bidang perlindungan konsumen juga mendapat apresiasi. Pada 27 November 2025, Jombang menerima penghargaan Daerah Tertib Ukur Tingkat Nasional dari Menteri Perdagangan RI.
Pada 2 Desember 2025, Jombang dinobatkan sebagai Pemerintah Daerah Implementasi Prinsip Industri Hijau Terbaik se-Jawa Timur.
Disusul 10 Desember 2025, Jombang meraih kategori Sangat Inovatif dalam Innovative Government Award 2025 dari Kemendagri. Inovasi SI-LAJANG bahkan masuk Finalis Top 45 KOVABLIK Jatim.
Menutup tahun, 19 Desember 2025 Jombang menempati peringkat 6 capaian terbaik Evaluasi Penanganan Konflik Sosial tingkat kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Puncaknya, Bupati Warsubi menerima Outstanding Achievement Award 2025 kategori Visionary Leader in Building Great Regional Economy and Image atas dedikasi membangun ekonomi daerah yang kompetitif dan berintegritas.
Bupati Warsubi menegaskan, seluruh penghargaan tersebut menjadi energi untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan kesejahteraan masyarakat.
”Prestasi ini hasil kerja bersama seluruh ASN, stakeholder, serta dukungan masyarakat. Kami akan terus menjaga integritas, memperkuat inovasi, dan memastikan pembangunan berdampak nyata bagi warga Jombang,” tegasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz