Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Bupati Warsubi Segera Panggil Direktur RSUD Jombang, soal Keributan Gaji PPPK Paruh Waktu Belum Cair

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 13 Februari 2026 | 13:06 WIB
Bupati Jombang Warsubi.
Bupati Jombang Warsubi.

JombangBanget.id – Bupati Jombang Warsubi akhirnya angkat bicara soal belum cairnya tambahan gaji bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di RSUD Jombang dan puskesmas.

Ia menegaskan akan segera menindaklanjuti persoalan tersebut dengan memanggil Direktur RSUD Jombang dan jajaran terkait.

”Saya akan panggil direktur RSUD untuk membahas masalah ini,” ujarnya, Kamis (12/2).

Warsubi memastikan, tambahan gaji PPPK paruh waktu sebesar Rp 500 ribu per bulan sejatinya sudah dianggarkan dalam APBD.

Karena itu, tidak ada alasan bagi tambahan penghasilan tersebut untuk tidak dicairkan.

”Tambahan itu sudah dianggarkan melalui APBD. Jadi pasti akan segera dicairkan,” tegasnya.

Pemkab, lanjut Warsubi, berkomitmen menyelesaikan persoalan administrasi maupun teknis yang menjadi kendala.

”Kami pastikan hak-hak PPPK tetap menjadi perhatian,” tandasnya.

Sebelumnya, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan RSUD dan puskesmas harap-harap cemas.

Pasalnya, hingga kini tambahan gaji sebesar 500 ribu per bulan yang dijanjikan pemkab belum cair.

Padahal, PPK paruh waktu di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya sudah cair.

Baca Juga: Enam Guru PPPK Paruh Waktu Jombang Hampir Mundur, Tapi Hanya Satu yang Tetap Bertahan

Salah satu PPPK paruh waktu di RSUD Jombang berinisial B, 38, mengungkapkan, hingga kini tambahan gaji sebesar Rp 500 ribu per bulan yang dijanjikan pemkab belum diterima.

”Sudah dua bulan belum ada pencairan tambahan gaji Rp 500 ribu. Kami juga belum tahu kendalanya apa,” ujarnya.

Menurutnya, meski tambahan gaji belum dibayarkan, ia dan PPPK paruh waktu lainnya tetap menjalankan tugas seperti biasa. Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

”Kami tetap bekerja karena ini tanggung jawab pelayanan,” katanya.

Keresahan para nakes semakin bertambah setelah mendengar kabar PPPK paruh waktu di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lain sudah menerima  tambahan gaji mereka. Hal ini memunculkan tanda tanya di kalangan pegawai RSUD.

”Teman-teman di OPD lain sudah dibayar. Makanya kami mempertanyakan kenapa di RSUD belum,” ungkapnya.

Sejumlah PPPK paruh waktu RSUD Jombang disebut telah mencoba meminta penjelasan kepada manajemen rumah sakit.

Informasi yang diterima, pembayaran tambahan gaji yang tertunda dijanjikan direalisasikan dalam waktu dekat.

”Kami berharap hak kami segera dibayarkan, apalagi Ramadan sudah dekat,” imbuhnya.

Senada, Z, 35, salah satu PPPK paruh waktu puskesmas di Jombang menyebut, bukan hanya PPPK paruh waktu RSUD Jombang, namun gaji tambahan PPPK paruh waktu di seluruh puskesmas di Kabupaten Jombang juga belum cair.

”Gaji tambahan seluruh PPPK paruh waktu puskesmas  di bawah naungan dinkes juga belum cair,” singkatnya.(yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Bupati Jombang #PPPK Paruh Waktu #Gaji belum cair #gaji #Bupati Warsubi #Warsubi #Jombang