Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Pembangunan Desa Dipercepat, Pemkab Jombang Gelontor Anggaran Rp 144,8 Miliar

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 6 Februari 2026 | 11:47 WIB

 

DILUNCURKAN: Bupati Jombang Warsubi bersama Kepala DPMD Sudiro Setiono meresmikan penyaluran ADD–PDRD.
DILUNCURKAN: Bupati Jombang Warsubi bersama Kepala DPMD Sudiro Setiono meresmikan penyaluran ADD–PDRD.

JombangBanget.id - Bupati Jombang Warsubi menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan desa pada tahun anggaran 2026.

Pemkab Jombang menggelontorkan anggaran lebih dari Rp 144,8 miliar untuk 302 desa, yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) serta bagi hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD).

Anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat pembangunan desa secara menyeluruh, mulai dari pelayanan pemerintahan hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

”Salah satu kebijakan strategis yang terus kita dorong adalah pemberian bantuan keuangan sarana dan prasarana desa, serta peningkatan kualitas pengelolaan Dana Desa, ADD, dan pendapatan desa yang bersumber dari pajak maupun retribusi daerah,” kata Warsubi.

Ia merinci, ADD tahun 2026 mencapai Rp 112,7 miliar.

Dana tersebut dimanfaatkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, pembinaan kemasyarakatan, hingga penanganan bencana, keadaan darurat, dan mendesak di desa.

Selain itu, Pemkab Jombang juga menyalurkan bagi hasil pajak daerah sebesar Rp 30,24 miliar dan retribusi daerah Rp 1,92 miliar.

Bupati Warsubi menegaskan, dana sebesar itu harus dikelola secara disiplin dan bertanggung jawab.

”Perencanaan harus matang, pelaksanaan harus sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dan pelaporan harus tepat waktu serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Melalui sosialisasi penyaluran ADD dan PDRD 2026, Warsubi berharap seluruh pemerintah desa memiliki pemahaman yang sama terhadap kebijakan dan mekanisme penyaluran.

”Dengan pemahaman yang sama, kita bisa melangkah seirama dalam mewujudkan desa yang mandiri, maju, dan berdaya saing,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang Sudiro Setiono menyebutkan, kegiatan sosialisasi dan launching diikuti 333 peserta yang terdiri dari jajaran OPD, 21 camat, dan 302 kepala desa.

”Kami ingin memastikan seluruh desa memahami kebijakan serta mekanisme penyaluran ADD dan PDRD agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan,” ujarnya. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #alokasi dana desa #Pemdes #add #DPMD Jombang #Desa #Desa Kita #anggaran #pembangunan desa #PDRD