JombangBanget.id - Pemkab Jombang menaruh perhatian besar terhadap infrastruktur jalan.
Tahun ini, anggaran Rp 23 miliar digelontorkan khusus untuk pemeliharaan jalan kabupaten.
Sejak pertengahan Januari, tim Mandor Jalan sudah memperbaiki sedikitnya 22 titik jalan rusak.
Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang, Imam Bustomi, menyebut dana tersebut diprioritaskan menjaga kemantapan ruas jalan kabupaten.
”Total anggaran pemeliharaan jalan Rp 23 miliar. Anggaran itu meliputi material, pekerjaan, transportasi, serta upah pekerja,” kata Imam Bustomi.
Sejak awal Januari, tim Mandor Jalan berkeliling wilayah Jombang melakukan perbaikan sesuai kondisi lapangan.
Penanganan dilakukan mulai tambal sulam coldmix hingga pelapisan lapen.
Aktivitas ini ditargetkan menjaga kondisi jalan tetap layak dilewati sekaligus merespons laporan kerusakan secara cepat. Pemkab juga membuka ruang partisipasi masyarakat.
”Warga bisa lapor jika ada kerusakan jalan, baik ke Dinas PU, aplikasi Informasi Jalan Jombang, atau lewat media sosial. Nanti kami tindaklanjuti secepatnya,” ujarnya.
Dalam kurun waktu 19–27 Januari 2026, tim Mandor Jalan telah menangani 22 titik ruas jalan di berbagai wilayah.
Pekerjaan dilakukan di ruas Gebangbunder–Bangsri, Tapen–Sumberteguh, Ngusikan–batas Kabupaten Mojokerto.
Baca Juga: Berkat Efisiensi Anggaran, Pemkab Jombang Kini Bisa Bentuk Mandor Jalan
Gempollegundi–Krembangan, Bandarkedungmulyo–Pucangsimo, Banjarsari–Tinggar, hingga ruas Hayam Wuruk dan A. Yani.
Perbaikan juga menyasar ruas Mojoagung–Mojoduwur, Gambiran–Selorejo, Penggaron–Bareng.
Wonosalam–Jabung, Bareng–Wonosalam, Ngrimbi–Panglungan, serta Ngoro–Bareng.
Material disesuaikan kondisi lapangan agar hasil pekerjaan lebih optimal dan tahan lama. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz