Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sepanjang 2025, Dishub Jombang Hanya Pasang Satu CCTV, Ini Lokasi dan Alasannya

Ainul Hafidz • Jumat, 30 Januari 2026 | 10:36 WIB

BARU: CCTV terpasang di simpang empat Dusun Mojosongo, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Jombang, (21/1).
BARU: CCTV terpasang di simpang empat Dusun Mojosongo, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek, Jombang, (21/1).

JombangBanget.id – Upaya penguatan pemantauan lalu lintas di jalan raya Jombang masih jalan di tempat.

Sepanjang 2025, Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang hanya menambah satu CCTV.

Sementara pada 2026 penambahan perangkat baru belum menjadi prioritas.

’’Desember 2025 kemarin hanya ada satu penambahan CCTV. Yang lain tidak ada penambahan, hanya pengubahan jaringan saja,’’ kata Kepala Dishub Jombang, Sugianto, melalui Kepala Bidang Lalu Lintas, Yohan Kartika, (25/1).

Satu-satunya CCTV baru tersebut dipasang di jalan provinsi. Tepatnya di simpang empat Dusun Mojosongo, Desa Balongbesuk, Kecamatan Diwek.

Selebihnya, fokus memperbaiki kualitas jaringan CCTV yang sudah ada.

Jaringan CCTV yang sebelumnya menggunakan koneksi wifi kini diganti menggunakan kabel fiber optik (FO) agar koneksi lebih stabil dan andal.

”Awalnya pakai wifi, sekarang diubah pakai kabel FO,” jelasnya.

Untuk keseluruhan kegiatan tersebut, Dishub Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp 175 juta.

Anggaran itu mencakup penambahan satu unit CCTV sekaligus perawatan dan pemeliharaan sistem CCTV Area Traffic Control System (ATCS).

”Total anggarannya Rp 175 juta, termasuk untuk perawatan CCTV ATCS,” katanya.

Baca Juga: Toko Tutup, Kompresor Digondol Maling di Peterongan Jombang, Aksinya Terekam CCTV

Sementara pada 2026 tidak ada rencana penambahan CCTV di jalan raya.

Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama, sehingga Dishub mengalihkan fokus ke program lain.

”2026 tidak ada penambahan, karena anggaran terbatas. Fokus kami tahun ini ke PJU,” tegasnya.

Kendati begitu, di perangkat daerah lain juga memasang kamera pengawas serupa dibeberapa titik. Terutama jalan raya mengarah ke perbatasan antar-daerah.

”Teman-teman Dinas Kominfo kemarin juga pasang di jalan raya untuk kawasan perbatasan. Seperti di Ngoro dan Kabuh,” ujarnya.

Meski jumlahnya terbatas, peran CCTV dinilai sangat strategis.

Dari sisi transportasi, kamera pengawas digunakan untuk memantau kondisi persimpangan dan mengendalikan lalu lintas secara langsung dari kantor Dishub.

”Kita bisa melihat kondisi simpang dan mengatur durasi lampu merah dari kantor. Jadi bisa melakukan intervensi langsung,” terangnya.

Selain itu, CCTV juga berfungsi sebagai pendukung keamanan. Rekaman kamera kerap dimanfaatkan pihak kepolisian dalam penanganan tindak kriminal.

”Dari sisi keamanan, sering diminta kepolisian sebagai petunjuk ketika terjadi kejahatan. Misalnya kendaraan yang kabur bisa terdeteksi dari CCTV,” ungkapnya.

Total hingga kemarin terdapat 13 titik CCTV yang terpasang di wilayah Jombang kota.

Mayoritas kamera tersebut berada di persimpangan jalan utama untuk mendukung kelancaran lalu lintas dan keamanan. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #Dishub Jombang #cctv #mojosongo #balongbesuk #Jombang #Diwek