JombangBanget.id – Terminal angkutan barang di Desa Glagahan, Kecamatan Perak, Jombang hingga kini belum beroperasi.
Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang menegaskan fasilitas dasar masih harus dilengkapi agar operasional berjalan optimal.
Kepala Dishub Jombang Sugianto menyebut sejumlah sarana prasarana (sarpras) masih dibutuhkan.
Mulai dari rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), CCTV, pos jaga, toilet, parkir motor, musala, ruang istirahat sopir, lampu sorot, hingga jembatan dan U-ditch.
”Terminal ini belum bisa difungsikan karena sarpras belum tersedia. Kita akan mulai bertahap agar bisa segera dibuka,” katanya.
Tahap awal akan dimulai Maret mendatang dengan pengadaan PJU.
Dishub menyiapkan pemasangan lima titik PJU, rambu-rambu, dan lampu flash dengan anggaran sekitar Rp70 juta.
”Di Maret kita mulai pengadaan PJU lima titik. Kalau kurang terang nanti kita evaluasi, tapi kalau tidak dipasang sama sekali, terminal tidak bisa jalan,” ujar Sugianto.
Sugianto menjelaskan kebutuhan anggaran total pembangunan terminal beserta sarpras pendukung mencapai sekitar Rp 15 miliar.
”Kalau dihitung dengan perencanaan gambar keseluruhan, totalnya sekitar Rp 15 miliar. Kemarin untuk pengurukan saja kita habiskan sekitar Rp 1,6 miliar,” jelasnya.
Dishub menegaskan percepatan pembukaan terminal penting dilakukan untuk menata arus kendaraan angkutan barang.
Baca Juga: Terminal Barang di Perak Ditarget Beroperasi 2026, Begini Penjelasan Dishub Jombang
”Kalau terminal tidak segera dibuka, banyak truk parkir sembarangan di badan jalan. Ini berdampak pada kelancaran lalu lintas,” pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz