JombangBanget.id – Mutasi besar-besaran di tubuh birokrasi Pemkab Jombang menyisakan sejumlah kursi jabatan eselon II-B setingkat kepala dinas kosong.
Pascapelantikan 84 pejabat manajerial Kamis (16/1) lalu di Pendopo Kabupaten Jombang, sedikitnya ada empat kursi pejabat eselon II masih kosong.
Bupati mulai ancang-ancang menggelar seleksi terbuka (selter).
Data yang dihimpun Jawa Pos Radar Jombang, empat posisi strategis masih kosong di antaranya, Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, serta Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan.
Bupati Jombang Warsubi menyampaikan ada empat jabatan eselon II-B yang kosong.
Ia memastikan kekosongan jabatan tidak mengganggu jalannya roda pemerintahan.
Saat ini, pihaknya telah menyiapkan penunjukan pelaksana tugas (Plt) untuk mengisi kursi Kepala Dinas PUPR dan Staf Ahli Bidang Sumber Daya Manusia dan Kemasyarakatan yang masih lowong sambil menunggu seleksi terbuka.
”Kita tetap memastikan pelayanan publik berjalan normal. Jabatan yang belum terisi akan segera diisi oleh Plt, dan selanjutnya akan kita proses melalui seleksi terbuka,” ujar Warsubi.
Warsubi menambahkan, proses seleksi terbuka (seleksi terbuka) untuk jabatan pimpinan tinggi pratama akan segera digelar.
Ia telah meminta Sekdakab Agus Purnomo bersama BKPSDM Jombang menyiapkan seluruh tahapan yang diperlukan.
”Kalau ditanya targetnya, insya Allah dalam hitungan minggu. Kami ingin jabatan-jabatan strategis ini segera diisi secara definitif,” ungkapnya.
Baca Juga: Awal Tahun, Bupati Warsubi Beri Sinyal Siapkan Mutasi dan Pengisian Jabatan Kosong di Pemkab Jombang
Selain empat jabatan kosong, jumlah kekosongan akan bertambah seiring purnatugas Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian pada 1 Februari 2026 mendatang.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Warsubi meminta seluruhnya langsung bekerja dan menunjukkan kinerja maksimal di tempat tugas masing-masing.
”Mutasi dan rotasi ini bertujuan memperkuat organisasi. Saya berharap pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan fokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Bupati Jombang Warsubi melakukan mutasi pejabat besar-besaran di awal tahun.
Sebanyak 84 pejabat manajerial resmi dilantik dan diambil sumpahnya di Pendopo Kabupaten Jombang, Kamis (15/1) sore.
Dari jumlah tersebut, dua pejabat eselon II ikut digeser. Mutasi kali ini merupakan yang terbesar sejak Bupati Warsubi menjabat.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Jombang Anwar menyampaikan, total ada 84 pejabat yang dilantik.
Rinciannya meliputi 2 pejabat pimpinan tinggi pratama, 28 pejabat administrator, dan 54 pejabat pengawas. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz